Bung Suherman yb,

Menurut pendapat saya, yang bisa dan berkekuatan memaksa SELURUH GURU untuk 
membeli laptop dengan harga 2X lebih mahal, terutamanya adalah PEJABAT, bukan 
majikan PT. Budi Karya Mandiri. Sekalipun kenyataan telah terajadi 
persekongkolan antara pejabat dengan majikan, katakanlah si pejabat mendapatkan 
entah berapa % dari hari penjualan laptop itu. Sudah seharusnya sipejabat yang 
menyalahkan gunakan kekuasaan itulahyang harus dikenakan  HUKUMAN lebih berat 
ketimbang simajikan. Jadi, yang harus dikutuk dan didoakan biar SAKIT-PARAH 
adalah si pejabat-hitam itu saja! Biar dia hidup sengasara-menderita seorang 
diri saja akibat tindakan KORUPSI yang selama ini memeras banyak orang, ... 
sedang keluarga dan turunannya yang tidak ada hubungannya tentu tidak 
seharusnya ikut memikul dosa ini.

Kedua, hendaknya rakyat dan anak bangsa negeri ini bisa cepat siuman dan bangun 
berdiri melawan segala tindak-tanduk penguasa-hitam yang masih saja melakukan 
kejahatan pemerasan macam ini. Saya yakin, seandainya mayoritas mutlak GURU 
sudah bisa bertekad bulat melawan dengan menolak PEMAKSAAN pembelian laptop 
dengan harga lebih mahal macam itu, bukan saja diri sendiri tidak akan 
dirugikan, tapi juga akan berhasil menyeret si pejabat-hitam kedepan 
pengadilan, biar dijatuhi HUKUMAN seberat-beratnya.

Penawaran pembelian laptop di setiap sekolah tentu boleh saja, wajar saja. 
Tapi, biasanya yang terjadi, bisa dapatkan harga istimewa yang artinya lebih 
murah entah 10-20% dari harga pasar dan, ... tentunya bebas saja bagi siapa 
yang ingin membeli. Tidak sedikitpun boleh terselip unsur paksaan.

Salam,
ChanCT


  ----- 原始郵件-----
  寄件者: Bas Suherman
  收件者: [email protected]
  傳送日期: 2012年2月18日 18:42
  主旨: [inti-net] Guru2 Dipaksa Beli Laptop Dengan Harga 2x Lebih Mahal Daripada 
Harga di Toko


  Hanya bisa memohon dengan memelas, semoga uang guru dikembalikan oleh yang 
mulia juragan Liauw Inggarwati
  Kalau gak dikembalikan, didoakan aja rame2, semoga sakit parah & sengsara 
sampai 7 turunan
  (pesimis bahwa hukum akan bisa menindak mafia perusak masa depan negeri ini)
  ===============================
  On Sat, 2/11/12 Aliansi Pendidikan wrote:

  Guru2 Dipaksa Beli Laptop Dengan Harga 2x Lebih Mahal

  Membaca 2 (dua) berita ini, apakah ada yang punya ide untuk menggalang 
solidaritas membantu guru2 yang mengalami pemerasan terselubung ini?

  Sudah beberapa kali diberitakan di media massa.. tapi hal ini tetap 
berlangsung

  Sudah mengadu ke DPRD.. tapi guru yg mengadu malah dimutasi dll
  ------------------------------------------------------------------
  
http://tyaset.com/2012/02/10/guru-yg-lulus-sertifikasi-dipaksa-beli-laptop-oleh-dinas-pendidikan/

  KOTA  MALANG HEBOH !.....guru yang lulus sertifikasi dipaksa beli laptop oleh 
Dinas Pendidikan. Seluruh guru harus beli laptop yang dikirim PT. Budi Karya  
Mandiri. Bagi guru yang sudah punya laptop, mereka tetap harus beli lagi.
  Guru2 takut, jika tidak taat. Karena sudah ada kejadian , guru2 yang lapor ke 
DPRD , malah guru2 tersebut dimutasi. Yang memberatkan, laptop merk & type yang 
sama di pasar harganya 3,5jt, sedangkan guru2 dipaksa membeli pada PT Budi 
Karya Mandiri dengan harga 7-8jt.

  Siapakah Liauw Inggarwati pemilik perusahaan2 ini? Konon dia adalah orang 
kuat & selalu bawa2 nama pejabat tinggi penegak hukum sebagai backing, seperti 
nama Marwan Effendi, Jamwas Kejaksan Agung yang mungkin tidak tau bahwa namanya 
selalu dipakai
  menakut2i pejabat setempat. Ternyata pemaksaan ini bukan hanya terjadi
  di Malang, tp terjadi hanpir di seluruh Jawa Timur, seperti di Jember dll, 
sebagaimana pernah diberitakan koran besar di Jatim beberapa waktu yang lalu, 
para guru dipaksa beli laptop dengan harga 2x lipat lebih mahal daripada harga 
di toko. Pelaku  adalah Inggarwati cs yang
  memakai perusahaan berbeda.

  Hal ini bisa dilakukan karena juga selalu bawa nama ketua Kadin - Kamar 
Dagang & Industri Jawa Timur (LaNyalla  Mattaliti - Red) , berapa besar uang 
yang diraup oleh Inggarwati  dari pemaksaan pembelian laptop puluhan ribu guru2 
di Jatim ini.
  Padahal dg  sertifikasi, dana dari pemerintah diharap dapat tingkatkan
  kesejahteraan & kualitas guru.
  Nasibmu ohh.. pak & bu guru....

  ------------------------------------------------------------

  
http://www.harianbhirawa.co.id/demo-section/berita-terkini/42296-guru-lolos-sertifikasi-wajib-beli-laptop

  Guru Lolos Sertifikasi Wajib Beli Laptop

  Wednesday, 08 February 2012 19:27

  Media Online Bhirawa

  Malang, Bhirawa

  Kebijakan Dinas Pendidikan Kota Malang yang memaksakan para guru yang lolos 
sertifikasi, untuk membeli Laptop mulai ditentang. Lantaran kebijakan tersebut 
dinilai memberatkan, karena harganya senilai Rp7,8 juta.

  Salah satu guru, mengatakan ini jelas pemaksaan dari
   Diknas Kota Malang. Karena walaupun guru sudah memiliki laptop sejak
  lama, tetap wajib beli. Makanya, pihaknya menolak bersama guru
  lainnya.

  Guru SDN Kebonsari 2, Sukun Kota Malang, yang tidak berani
  menyebut identitasnya, karena takut di intimidasi oleh Kepada Dinas
  Pendidikan Dra. Hj. Sri Wahyuningtyas MSi, Rabu 8/2 mengatakan, kebijakan itu 
sangat memberatkan.

  Bahkan
   guru-guru yang menolak itu, mendatangi SMK Negeri 4 Grafika, Kota
  Malang, bersama puluhan guru lainnya, dari SDN di wilayah Kecamatan
  Sukun. SMKN 4 Grafika. 200 laptop didistribusikan di daerah tersebut.

  "Tolong
   jangan disebutkan nama saya dan teman-teman yang menolak. Karena
  ancamannya pasti dimutasi oleh Diknas kalau bicara di media. Banyak
  sudah korbannya, gara-gara komentar di media langsung dimutasi,"ujar
  wanita berjilbab itu.

  Sejak awal para guru sudah menolak. Tapi
  karena takut ada sanksi, para guru tak bisa melawannya. Karena pembelian
   itu diwajibkan pada guru yang lolos sertifikasi. Pihaknya datang ke SMK
   4 bukan untuk membeli laptop tapi untuk klarifikasi bagaimana kalau
  sudah punya laptop, apa harus beli lagi?

  Para guru menolak karena sudah punya laptop. Selain sudah punya laptop, 
harganya cukup mahal. Bayangkan saja, merek Toshiba, tipe C 640, dengan 
prosesor I3, hardisk 500 GB, harganya Rp7,8 juta. Harga awalnya Rp 7,3 juta.

  Padalah
   katanya, harga laptop dengan merek sama dan tipe sama di pasaran,
  harganya hanya Rp 4,150.000. Selain mendapatkan laptop, juga mendapatkan
   modem dan kartu perdana untuk fasilitas modem.

  Selain
  pendistribusian laptop, saat itu juga, para penerima laptop langsung
  ikut pelatihan mengoprasikan laptop yang sudah dibelinya. Tutornya dari
  Ikatan Guru Indonesia (IGI).

  Sementara dari pihak Dinas pendidikan
  tak terlihat di lokasi tersebut. Pendistribusian laptop diberikan oleh
  PT Budi Karya Mandiri Surabaya. "Saya hanya bertugas mendistribusikan
  laptop ini. Selanjutkan saya tidak tahu," kata Suyanto, karyawan PT Budi
   Karya Mandiri yang ditemui wartawan disela-sela pendistribusian laptop
  kepada para guru.

  Suyanto, ditanya lebih lanjut enggan untuk
  menjelaskan kepada awak media. Karena hanya disuruh membagikan laptop
  ini sebanyak 200 unit, dan penerima langsung mengikuti pelatihan dengan
  tutor Ikatan Guru Indonesia.

  Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Sri
   Wahyuningtyas, hingga berita ini ditulis, tak bisa dikonfirmasi. Di
  hubungi melalui ponselnya, dan melalui pesan pendek, juga tak ada
  respon.

  Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kota Malang Christea
  Frisdiantara, menegaskan, silahkan ditolak kalau pembelian itu
  dipaksakan. "Kalau sudah dipaksa harus beli itu yang tidak boleh.
  Silahkan dilaporkan kalau harus dipaksa beli," tegasnya.

  Guru yang merasa dipaksa, kata Christea, diminta untuk segera melaporkan ke 
dewan secara langsung. [mut]

  Blog Indonesia Updates
  http://indonesiaupdates.blogspot.com
  Blog JakartaPost
  http://jakartapost.blogspot.com
  Blog LowonganNet : Pusat Informasi Lowongan Terlengkap
  http://lowonganNet.blogspot.com
  http://adv.justbeenpaid.com/?r=kQSQqbUGUh


  ------------------------------------

  Untuk bergabung di milis INTI-net, kirim email ke : 
[email protected]

  Kunjungi situs INTI-net
  http://groups.yahoo.com/group/inti-net

  Kunjungi Blog INTI-net
  http://tionghoanet.blogspot.com/
  Subscribe our Feeds :
  http://feeds.feedburner.com/Tionghoanet

  *Mohon tidak menyinggung perasaan, bebas tapi sopan, tidak memposting iklan*
  Yahoo! Groups Links




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke