BETUL, 350 tahun dijajah.

Menghitung penjajahan Belanda jangan hanya melihat kerajaan-kerajaan yang tidak 
dikuasai Belanda tapi harus melihat kenyataan bahwa seluruh penduduk Nusantara 
ada dalam kekuasaan kaum penjajah Belanda. Meskipun ada beberapa kerajaan di 
Nusantara disebutkan sebagai "tidak"tersentuh oleh kaum penjajah tapi apakah 
bisa bebas bergerak ke seluruh wilayah Nusantara yang dikuasai Belanda?. Kalau 
hanya bisa bergerak di sekitar pantai sendiri, itu namanya bukan merdeka tapi 
juga terjajah. Penduduk yang bebas merdeka adalah penduduk yang bebas bergerak 
di seluruh wilayah perairan dan udaranya sendiri tanpa kontrol negeri asing 
yang manapun. Apakah Palestina itu  sebuah negara merdeka dalam keadaan masih 
ada wilayah mereka yang masih dijajah Israel?. Kalau Palestina sudah merasa 
merdeka dan bebas dari jajahan Israel untuk apa mereka berjuang dengan darah 
dan tulang hingga sekarang ini?. Begitu pula Nusantara, selama 350 tahun 
seluruh penduduknya tidak bebas dari  jajahan kekuasaan Belanda betapapun 
kekuasan itu tidak merata secara 100 persen. Seluruh kerajaan yang berada di 
wilayah Nusantara ada dalam kontrol kaum penjajah Belanda yang langsung maupun 
tidak langsung dan tidak ada satu kerajaanpun yang bisa bergerak bebas 
berdagang atau mengadakan hubungan dengan dunia luar tanpa kontrol kaum 
penjajah Belanda.

OTAK kolonialisme lama yang masih bercokol dalam sementara orang-orang Belanda 
maupun di kalangan penguasa mereka masih selalu berusaha untuk mereduksi 
sejarah kelam atau kekejaman serta kebiadaban kaum penjajah nenek moyang mereka 
di masa lalu termasuk usaha mengurangi secara radikal jumlah  waktu 
penjajajahan atau perampokan mereka dari 350 tahun menjadi hanya 40 tahun dan 
bila impian itu berhasil maka yang 40 tahun itu akan dibikin menjadi NIHIL: 
Belanda tidak pernah  menjajah Nusantara! Moi zo! Ben je tevreden Jochie? Bikin 
buku tidak sulit asal punnya uang dan berani menipu. Tidak percaya? Tanya saja 
sama John Roosa atau Putu Oka Sukanta.
ASAHAN.




----- Original Message -----
From: Sunny
To: Undisclosed-Recipient:;
Sent: Thursday, March 22, 2012 10:25 AM
Subject: [inti-net] Bukan 350 Tahun Dijajah




Inilah Buku Kobam yang Dinanti!
Masa INDENT tinggal 5 hari lagi
(s/d 26 Maret 2012)
Bukan 350 Tahun Dijajah
karya
G.J. Resink
424 hlm / 15,5 x 24 cm / April 2012

Diskon 25%
Rp 110.000
Rp 82.500

***

Siapa bilang Indonesia dijajah 350 tahun? Bohong. Mitos belaka. Melalui buku 
ini GJ Resink sebagai sejarawan sekaligus penyair dan ahli hukum memaparkan 
bukti-bukti betapa semua itu kontruksi politik kolonial. Kebohongan 350 tahun 
dijajah dipopulerkan politisi Belanda, tetapi menjadi sangat dipercaya sebagai 
kebenaran sejarah ketika Sukarno kerap menggunakannya dalam pidato-pidato 
politik. Lantas para sejarawan dan celakanya pemerintah yang melalui kurikulum 
pelajaran di sekolah-sekolah akhirnya menjadikan mitos 350 tahun dijajah 
diterima dan tertanam sebagai kebenaran absolut di masyarakat.
Dalam buku ini Resink memberikan bukti-bukti kuat yang menggambarkan betapa 
banyak kerajaan-kerajaan dan negeri-negeri di Indonesia yang belum takluk dan 
di bawah cengkeraman tangan besi hukum kolonial Negara Hindia Belanda sampai 
abad ke-20. Resink siap dengan segudang sumber, terutama detail fakta hukum 
yang membuat argumennya bukan saja fokus dan kukuh tetapi juga punya vitalitas 
dalam memperlihatkan wilayah-wilayah Indonesia yang berdaulat selama kekuatan 
kolonial bercokol. Hitungan Resink, paling Hindia Belanda sebagai negara hanya 
ada selama 40 tahun, tetapi usahanya untuk menyatukan seluruh wilayah dan 
membentuk Negara Hindia Belanda – kemudian menjadi Republik Indonesia – 
benar-benar selama 350 tahun.

***

Pesan bukunya dan dapatkan buku lainnya dengan
HARGA CUCI GUDANG
di bawah ini:
Sumpah Pemuda
Rp 30.000
Rp 10.000
dan/atau
Hiroshima;
Ketika Bom Dijatuhkan
Rp 40.000
Rp 10.000
Segera daftarkan diri Anda dalam
program indent buku ini
Hanya di Komunitas Bambu

Kirim email ke