Rieke Beberkan Data Yang Tak Disampaikan SBY Sunday, 25 March 2012 21:21 Jakarta - Anggota DPR RI dari F-PDIP, Rieke Diah Pitaloka, menegaskan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak pernah menyampaikan perhitungan jika harga BBM tak dinaikkan terhadap APBN.
"Saya sampaikan data yang tidak pernah SBY sampaikan kepada rakyat. Hitungan sesungguhnya, bahwa tidak mengurangi subsidi dan tidak menaikkan harga BBM, sebetulnya APBN tidak jebol," ungkapnya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (25/3). Menurutnya, perhitungan tersebut dikompilasi dari beberapa ekonom, bukan dari mazhab neolib. Perhitungannya, Indonesia menghasilkan 930.000 barel per hari dan harga minyak mentah 105 dolar Amerika per barel. Satu barel sama dengan 159 liter. Biaya lifting ditambah refining dan transporting (LRT) sebesar 10 dolar Amerika per barel. Maka perhitungannya: (10/159) x Rp 9000 = Rp 566 per liter. Biaya LRT untuk 63 miliar liter = 63 milyar x Rp 566 = Rp 35,658 triliun Lifting = 930.000 barel per hari, atau = 930.000 x 365 = 339,450 juta barel per tahun. Hak Indonesia adalah 70 persen, maka akan didapat 237,615 juta barel per tahun. Konsumsi BBM Indonesia berjumlah 63 miliar liter per tahun atau dibagi dengan 159 = 396,226 juta barel per tahun. Pertamina memperoleh dari konsumen : = Rp 63 Miliar liter x Rp 4500 = Rp 283,5 triliun Pertamina membeli dari pemerintah sebanyak 237,615 juta barel dengan harga per barelnya 105 dolar Amerika x Rp 9000 = Rp 224,546 triliun. Kekurangan yang harus dimpor, yakni: Konsumsi BBM di Indonesia – pembelian Pertamina ke pemerintah sebesar 158,611 juta barel. Perhitungannya = 158,611 juta barel 105 dolar x Rp 9000 = Rp 149,887 triliun Kesimpulannya, Pertamina memperoleh hasil penjualan BBM premium sebesar 63 miliar liter dengan harga Rp 4.500, hasilnya Rp 283,5 triliun. Pertamina harus impor dari pasar internasional Rp 149,887 triliun. Pertamina membeli dari pemerintah Rp 224,546 triliun. Pertamina mengeluarkan uang untuk LRT 63 miliar liter dengan harga per liter Rp 566 = Rp 35,658 triliun. Jumlah pengeluaran Pertamina Rp 410,091 triliun. Pertamina kekurangan uang dan pemerintah membayar kekurangan itu yang disebut subsidi. Kekurangan yang dibayar pemerintah atau subsidi = jumlah pengeluaran Pertamina dikurangi dengan hasil penjualan Pertamina. Kebutuhan BBM di Indonesia = Rp 410,091 triliun - Rp 283,5 triliun = Rp 126,591 triliun. Tapi ingat, Pemerintah juga memperoleh hasil penjualan juga kepada Pertamina karena Pertamina juga membeli dari pemerintah, sebesar Rp 224,546 triliun. "Hal inilah yang tidak pernah disampaikan oleh pemerintah kepada masyarakat," tegasnya. Kesimpulannya, pemerintah malah kelebihan uang, yaitu sebesar perolehan hasil penjualan ke Pertamina kekurangan yang dibayar Pemerintah (subsidi) = Rp 224,546 triliun - Rp126,591 triliun = Rp 97,955 triliun "Artinya, APBN tidak jebol. Justru saya jadi bertanya, di mana sisa uang keuntungan SBY jual BBM Sebesar Rp 97,955 triliun, itu baru hitungan 1 tahun. Dimana uang rakyat yang merupakan keuntungan SBY jual BBM selama 7 tahun kekuasaannya?" ucapnya mempertanyakan. [IS] http://www.gatra.com/terpopuler/46-ekonomi/10485-rieke-beberkan-data-yang-tak-disampaikan-sby Rieke: Tak Usah Takut Demo BBM, PDIP Tak Mungkin Gulingkan Pemerintah Elvan Dany Sutrisno - detikNews Senin, 26/03/2012 09:02 WIB Jakarta Politikus PDIP, Rieke Dyah Pitaloka, meminta Partai Demokrat (PD) tak perlu risau dengan demo-demo anti kenaikan BBM. Walau kader PDIP turun ke jalan, tujuannya hanya untuk menolak kenaikan BBM, bukan menggulingkan pemerintahan SBY. "Tidak perlu takut. Mana mungkin PDIP bisa menggulingkan pemerintahan yang disokong partai koalisi yang sangat besar," jelas Rieke yang juga anggota Komisi IX DPR ini saat berbincang dengan detikcom, Senin (26/3/2012). Rieke menjelaskan PDIP hanya mewakili kepentingan rakyat kecil, wong cilik yang dinilai banyak menderita karena kebijakan tidak populis itu. Jadi yang berunjuk rasa, bukan hanya kader PDIP tapi juga ada kader partai lain. "Tidak semuanya PDIP, ada yang PKS dan Golkar," imbuhnya. Rieke malah heran dengan kebijakan pemerintah yang mengerahkan tentara. Tindakan itu dinilai sebagai ketakutan pemerintah akan rakyatnya sendiri yang berjuang menuntut haknya. "Dan kalau memang tidak bermasalah kenapa menurunkan tentara dalam jumlah banyak? Makanya jangan dipancing dengan statemen BBM naik untuk menyelamatkan rakyat. Rakyat sudah capai," tuturnya. (ndr/vta) Rumah Rieke Diah Pitaloka Dilempari Bangkai Anjing Oleh Rachmat Hidayat | TRIBUNnews.com Lihat Foto a.. Rumah Rieke Diah Pitaloka Dilempari Bangkai Anjing TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Kediaman politikus perempuan Rieke Diah Pitaloka, Minggu (25/3/2012) kemarin diteror. Teror dilakukan oleh orang tak dikenal, dengan melemparkan bangkai anjing dikediaman Rieke di Jalan Ahmad Dahlan, Beji, Depok, Jawa Barat. Bangkai anjing, dilemparkan ke kediaman Rieke sekitar pukul 21.00 WIB oleh pelaku yang diduga menggunakan sepeda motor merek mio. Bangkai anjing dilemparkan persis di depan halaman rumah Rieke Diahpitaloka. "Menurut pengakuan satpam penjaga rumah saya, bangkai anjing itu dibawa oleh seseorang naik motor mio. Kalau melihat bangkai anjingnya, sepertinya baru saja dibunuh, kemudian disayat- sayat, dilemparkan ke rumah saya. Kasihan sekali anjingnya ya, dipakai untuk meneror saya," kata Rieke saat dikonfirmasi tribun, Senin (26/3/2012). Rieke mengaku tak tahu persis apa motif dari aksi ini. Yang jelas, apapun yang terjadi, ia tak akan surut untuk menyuarakan sikap politiknya, menentang segala kebijakan pemerintah yang bertentangan dengan hati nurani rakyat. "Teror itu tidak spesial bagi saya, biasa saja. Saya akan tetap menyuarakan menolak kenaikan harga BBM. Rakyat harus dibantu," tegas Rieke. Dijelaskan, saat kejadian, Rieke sudah ada dirumah setelah berkunjung ke Cikarang, menemui para baruh. Saat teror terjadi, Rieke baru saja hendak istirahat. "Teror itu bukan sesuatu yang spesial bagi saya," tandas aktivis perempuan ini lagi. Visit http://jakartametronews.blogspot.com/ http://lowongannet.blogspot.com http://iklanbarisbisnis.blogspot.com/ http://groups.yahoo.com/group/inti-net http://tionghoanet.blogspot.com http://tionghoanets.blogspot.com
