PKS: Foke Memberi Contoh Tak Baik
Sandro Gatra | Kistyarini 

 TWITTER Foto capture Gubernur DKI Fauzi Bowo bersama seorang gadis yang sedang 
mengacungkan jari tengah, yang beredar di twitter ramai menjadi perbincangan di 
jejaring sosial itu. 


JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo atau akrab disapa Foke 
dinilai telah memberikan contoh yang tidak baik kepada masyarakat, terutama 
kepada bawahannya di Pemprov DKI Jakarta dengan mengacungkan jari tengah.

"Ini contoh yang tak baik. Mengacungkan jari tengah adalah gerak tubuh yang 
dianggap tak sopan di dunia. Jangan sampai para kepala dinas ikut-ikutan 
acungkan jari tengah lantaran meniru sang gubernur," kata Ketua DPP Partai 
Keadilan Sejahtera Aboe Babar Al Habsy melalui pesan singkat, Selasa 
(17/4/2012).

Aboe Bakar mengomentari sikap Foke ketika menghadiri Bursa Mobil dan Motor 
Bekas di Senayan. Ketika itu, Foke, diminta naik ke atas panggung untuk 
menyerahkan sejumlah hadiah doorprize yang ia sumbangkan dan hadiah kepada 
pemenang-pemenang lomba.

Foke lalu berpose bersama seorang gadis yang memenangi penghargaan lomba band. 
Sang gadis secara spontan langsung mengacungkan jari tengahnya tepat di samping 
sang Gubernur. Foke lalu mengikuti gaya sang gadis.

Aboe Bakar mengkaitkan aksi Foke itu dengan beberapa aksi serupa di dunia. 
Seorang penyiar stasiun televisi terkenal di Rusia, Tatiana Limanova, dipecat 
setelah mengacungkan jari tengahnya sesaat setelah menyebutkan nama Presiden AS 
Barack Obama dalam sebuah siaran berita.

"Masing ingat ketika Ronaldo dikecam habis-habisan ketika dia mengacungkan jari 
tengah ke supporter Bosnia lantaran menyorotkan sinar laser ke arah dia," kata 
anggota Komisi III itu.

Aboe Bakar tak mempercayai alasan Foke tak mengerti konotasi dari pengacungan 
jari tengah itu. "Jujur lah. Repot juga kalau memang kita punya Gubernur yang 
suka ikut-ikutan. Kalau tipe pimpinan kayak gini, nanti gimana nasib 
rakyatnya," pungkasnya.

Kirim email ke