Saat Mengatur Lalu Lintas, Polisi Malah Asik SMS-an
Andrian Fauzi - detikBandung


 
Bandung - Bukan hanya masyarakat biasa yang tidak bisa lepas dari ponsel, 
polisi yang tengah mengatur lalu lintas juga tidak bisa lepas dari ponsel. 
Padahal hal ini bisa membahayakan pengguna jalan.

Seperti yang terjadi sore tadi, Jumat (27/4/2012). Di perempatan Jalan Ir 
Djuanda dan Jalan Sulanjana. Nyaris saja terjadi kecelakaan saat sebuah mobil 
nyelonong melanggar traffic light.

Kejadian ini berawal saat traffic light dari arah Jalan Sulanjana menunjukan 
warna hijau. Polisi lalu lintas langsung memberikan aba-aba, tanda kendaraan 
dari arah Jalan Sulanjana untuk maju. Tiba-tiba di tengah aktifitasnya 
memberikan instruksi kepada kendaraan untuk maju, polisi tersebut malah 
mengeluarkan ponselnya. Dirinya pun asik mengetik SMS.

Polisi tersebut tak sadar jika traffic light dari arah Jalan Sulanjana telah 
berwarna merah kembali. Beberapa kendaraan dari arah Jalan Sulanjana ragu-ragu 
untuk melintas. Namun karena melihat polisi tersebut tidak memberikan reaksi 
apapun atau memberikan aba-aba untuk stop, kendaraan-kendaraan tersebut pun 
terus maju.

Celakanya, mobil dari arah Jalan Ir Djuanda pun ikut maju. Karena merasa lampu 
lalu lintas sudah hijau.

Sadar akan kesalahannya, bukan malah menertibkan kendaraan. Polisi tersebut 
malah menghampiri pengemudi mobil yang posisinya melewati batas. Polisi 
tersebut menegur si pengemudi. Dirinya menyalahkan dan memberikan peringatan 
lisan kepada pengemudi.

"Tahu lampunya merah kenapa malah terus saja," kata pengemudi mobil menirukan 
teguran polisi.

"Saya maju terus karena sebelumnya polisi tersebut memberikan aba-aba untuk 
terus maju. Karena macet dan mobil di depan saya menghalangi pandangan, jadi 
pas lampu merah saya terus maju. Kan ada polisi di situ. Aturannya kan kalau 
ada polisi dan traffic light atau rambu lalu lintas, strata tertinggi adalah 
polisi. Jadi saya nurut. Dia yang SMS-an, enggak perhatikan lalu lintas kok 
saya yang disalahkan?," tutur Andri (30) pengemudi yang ditegur polisi.

Kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi. detikbandung sering memergoki 
petugas polisi lalu lintas yang asik mengutak-atik ponselnya saat mengatur lalu 
lintas. Padahal polisi sendiri yang memberikan aturan untuk tidak menggunakan 
ponsel saat berkendara, ini yang membuat aturan malah asik menggunakan 
ponselnya saat mengatur lalu lintas.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke