REF: Mungkin saja para wanita yang mengugurkan kandungan karena alasan 
kesehatan mereka atau bayi  atau juga alasan ekonomi yaitu tidak mampu memberi 
kehidupan memada kepada bayi bila dilahirkan dsbnya. 

http://www.mediaindonesia.com/read/2012/05/05/317708/293/14/Duh-Ada-Lima-Juta-Perempuan-Gugurkan-Kandungan

Duh, Ada Lima Juta Perempuan Gugurkan Kandungan 
Sabtu, 05 Mei 2012 22:40 WIB     

PASURUAN--MICOM: Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa 
menyebutkan, sepanjang 2011 terdapat lima juta perempuan yang menggugurkan 
kandungannya karena terjadi di luar nikah. 

Saat menghadiri peringatan Harlah ke-66 Muslimat NU di Kantor Pengurus Cabang 
NU Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (5/5), ia menjelaskan, sekitar 62 
persen perempuan yang melakukan pengguruan kandungannya itu berumur di bawah 16 
tahun. 

Menurut Khofifah, kasus tersebut bisa terus terjadi akibat longgarnya penegakan 
nilai-nilai atau norma agama. 

Perempuan yang melakukan hubungan bebas dan kemudian menghasilkan kehamilan di 
liuar nikah atas nama nilai-nilai kemanusiaan, perempuan tersebut kemudian bisa 
memilih untuk melanjutkan kemahilannya atau tidak, sehingga terjadi tindakan 
aborsi. 

Padahal di negara-negara maju seperti Amerika Serikat kini mulai kembali 
menghargai nilai-nilai keperawanan. Sementara di Indonesia sedang terjadi 
uforia kebebasan, diantaranya kebebasan hubungan antarjenis. 

Melihat relitas tersebut Khofifah berharap NU sebagai organisasi Islam terbesar 
untuk turun mengatasi fenomena penurunan masalah moralitas tersebut. "NU harus 
turun mengawal masalah-masalah akidah, syariat dan akhlak anak bangsa," kata 
Khofifah. 

Menurut dia, masalah pendidikan anak bangsa sangat membutuhkan peranan orang 
tua khususnya para bapak. Kehidupan rumah tangga menjadi kata kunci pendidikan 
terhadsap anak bangsa. 

Di sisi lain, pendidikan tentang reproduksi bagi anak remaja di sekolah formal 
juga penting untuk diberikan, sehingga anak-anak remaja mempunyai tanggung 
jawab terhadap risiko akibat hubungan seks bebas. (Ant/OL-2) 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke