http://www.shnews.co/detile-2231-mata-keranjang-dan-risiko-jantung.html

Mata Keranjang dan Risiko Jantung 
Albertina S.C. | Kamis, 24 Mei 2012 - 16:03:10 WIB



 
LONDON – Ini peringatan buat lelaki buaya darat. Sebuah penelitian menunjukkan 
pria yang sering selingkuh lebih cenderung terkena serangan jantung ketimbang 
pria setia. Studi yang dilakukan para peliti Italia baru-baru ini menunjukkan, 
“kematian mendadak saat berhubungan intim” lebih umum terjadi ketika pria 
bertemu kekasih gelapnya di luar rumah daripada bersama istrinya. 

"Ketidaksetiaan pada pria tampaknya dikaitkan dengan risiko tinggi kejadian 
kardiovaskular utama," kata peneliti Dr. Alessandra Fisher kepada Daily Mail. 
  
Mengutip The Telegraph, Rabu (23/5), alasan persis tentang ini memang belum 
jelas. Tetapi, perasaan bersalah, stres menutupi hubungan rahasia, dan tuntutan 
dari pacar gelap bisa dijadikan alasan seorang pria lebih berisiko terkena 
penyakit jantung.

Korelasi antara ketidaksetiaan dan kasus kardiovaskular utama ini disorot oleh 
para peneliti dengan mempelajari literatur medis tentang efek perselingkuhan. 
Menggunakan istilah kunci seperti "tidak setia" dan "hubungan di luar nikah", 
para peneliti menganalisis frekuensi dan konteks serangan jantung pada pria.

Dalam penelitian, mereka menemukan baik serangan jantung fatal maupun nonfatal 
relatif jarang terjadi pada pria yang larut dalam hubungan seks dengan 
istrinya. Tetapi, serangan jantung lebih sering  menyerang pria saat bercumbu 
dengan pacar gelapnya. 

Temuan para peneliti dari Universitas Florence yang diterbitkan dalam Journal 
of Sexual Medicine ini menemukan hati nurani yang bersalah mungkin adalah 
bagian yang perlu disalahkan.

Penjelasan lain yang disodorkan adalah tekanan untuk memuaskan perempuan muda, 
serta makanan dan minuman yang lebih boros. Ketegangan mencegah istri mencari 
tahu wanita idaman lain juga dapat berkontribusi.

Fisher mengatakan, beberapa faktor interpersonal, seksual, dan biologis terkait 
dengan hubungan di luar nikah. Dia menambahkan, Aktivitas seks yang mungkin 
lebih berbahaya dan stres karena sang kekasih sering lebih muda daripada istri 
dan seks mungkin terjadi lebih sering setelah minum dan atau makan yang 
berlebihan.

"Ada kemungkinan bahwa hubungan seksual rahasia dalam suasana asing secara 
signifikan dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung, yang 
menyebabkan kebutuhan oksigen meningkat," pungkas Fisher.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke