DPR RI Merupakan Lembaga Paling Korup Kompleks DPR RI. [google] [JAKARTA] Hasil survei Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) menyebutkan, DPR RI merupakan lembaga yang paling korup dengan jumlah 1.030 responden atau 47 persen dari 2.192 responden yang diteliti di 33 provinsi di tanah air pada 14-24 Mei 2012.
"Sementara Kantor Pajak berada diurutan kedua lembaga paling korup, yakni 470 responden atau 21,4 persen dan diurutan ketiga kepolisian 11,3 persen. Sedangkan parpol hanya 3,9 persen," kata Koordinator Survei SSS, Muhammad Dahlan saat menyampaikan hasil Survei Pemetaan Capres 2014, di Jakarta, Rabu. Muhammad Dahlan mengatakan, sebagian besar responden juga menyatakan anggota DPR sekarang hanya sekedar mencari nafkah, yakni 1367 responden atau 62,4 persen, sementara yang menjawab DPR menjalankan tugas sebagai wakil rakyat hanya 466 responden atau 21,3 persen. Sisanya menyatakan tidak tahu dan tidak menjawab. Hanya Berkumpul Dahlan menyebutkan, responden juga melihat bahwa DPR saat ini hanya sebagai tempat orang partai berkumpul dengan jumlah 1153 responden atau 52,6 persen, sementara yang menyatakan DPR sebagai tempat wakil rakyat berkumpul hanya 638 responden atau 29,1 persen. Selain itu, responden juga menyatakan tidak tahu kalau Badan Anggaran DPR boleh ikut campur dalam pengalokasian anggaran untuk proyek dalam APBN sebanyak 883 responden atau 40,3 persen, yang menyatakan boleh sebanyak 673 responden atay 30,7 persen. Menurut dia, banyaknya kasus suap dan korupsi yang terjadi saat ini membuat responden menyatakan bahwa kasus korupsi dan suap merupakan masalah yang paling mendesak untuk diselesaikan, yakni 1044 responden atau 47,6 persen. "Sementara masalah kemiskinan hanya 562 responden atau 25,6 persen, mafia di semua lini 235 responden atau 10,7 persen dan pengangguran 226 responden atau 10,3 persen," katanya. Penarikan sampel dilakukan dengan metode stratified random sampling dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka terhadap 2192 responden yang terdiri atas laki-laki sebesar 54,1 persen dan perempuan 45,9 persen. Latar belakang pendidikan responden SD (37,2 persen), SMP (19,8 persen), SMU (32,5 persen), Diploma I/II/III (4,3 persen) dan universitas (6,2 persen). Usia responden adalah 17-27 tahun (18 persen), 23-38 tahun (27,4 persen), 39-49 tahun (33 persen) dan di atas 50 tahun (21,6 persen). [Ant/L-8] http://www.suarapembaruan.com/home/dpr-ri-merupakan-lembaga-paling-korup/21022
