Ref: Apakah pembaca tidak bosan dengan berita korupsi di berbagai instansi sipil tiap hari? Satu-satunya instansi yang tidak ada khabar korupsi ialah di bidang kemiliteran. Apakah anggota TNI tidak korupsi, terkecuali alm. Jenderal Muhammad Soeharto?
http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/06/24/ArticleHtmls/KPK-Siap-Selidiki-Korupsi-Merpati-24062012001018.shtml?Mode=0 KPK Siap Selidiki Korupsi Merpati JAKARTA Kasus pembelian pesawat sedang ditelaah Komisi. Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan siap menyelidiki kasus korupsi yang membelit PT Merpati Nusantara Airlines (Persero). Namun KPK meminta manajemen Merpati menyerahkan data kasus korupsi yang mereka miliki. “Yang punya data, sampaikan ke KPK,“ kata juru bicara KPK, Johan Budi S.P., kepada Tempo kemarin. Dia menjelaskan, Komisi pernah menerima laporan tentang dugaan korupsi Merpati pada tahun lalu. “Ada laporan ke KPK mengenai pengadaan pesawat ke Merpati.“ Sampai saat ini aduan tersebut masih ditelaah oleh Direktorat Pengaduan Masyarakat KPK. “Untuk mempelajari apakah ada tindak pidana korupsi di dalamnya,“ ujarnya. Johan menyarankan agar manajemen Merpati menyerahkan data dugaan korupsi di perusahaannya. Sebab, Komisi tak bisa melangkah atas dasar pemberitaan saja. Sebelumnya, Direktur Utama Merpati Rudy Setyopurnomo mengungkapkan bahwa tingkat korupsi di perusahaannya mencapai 60 persen.“Dari 20 divisi yang ada, 12 divisi diduga korupsi,“ ujarnya. Dia menyebutkan beberapa bagian yang diduga melakukan korupsi, di antaranya bagian reve nue yang sering mengalami kebocoran pada pendapatan tiket dan hilangnya banyak suku cadang pada bagian teknik. Dugaan korupsi juga terjadi pada avtur yang sering dijual ke luar, bagian kargo, hingga bagasi. Akibatnya, perusahaan harus menanggung kerugian yang terus membengkak. “Mereka lebih sibuk mencuri daripada bekerja. Buktinya, mereka membiarkan Merpati rugi Rp 700 miliar per tahun,“ kata Rudy. Mantan Direktur Utama Merpati, Sardjono Jhony Tjokrokusumo, menyatakan semua yang dikatakan Rudy adalah kasus lama yang pernah diungkap pada masa kepemimpinannya. Dia menyebutkan, kasus pencurian avtur hingga meminta KPK menangani kasus korupsi sudah dilakukan sejak dulu. “Pencurian avtur, kebocoran tiket sampai memenjarakan kasir, lalu melaporkan ke KPK, itu dilakukan di zaman saya,“ ujarnya kemarin. Jhony mengungkapkan, pernah ada petugas mencuri dua drum avtur saat pesawat sedang menjalani overhaul. “Pegawai itu langsung dipecat.“ Begitu pula kasir yang korupsi tiket, telah dipecat dan dipidanakan oleh perusahaan. Bahkan untuk kebocoran yang terjadi kantor cabang Jayapura, Papua, dikenakan sanksi yang sama. “Pelakunya adik ipar salah satu komisaris Merpati,“ kata Jhony. ALI NUR YASIN | SUTJI DECILYA | MARTHA THERTINA | SUNDARI ++++ http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/06/24/ArticleHtmls/Korupsi-Merpati-Dilaporkan-ke-Kementerian-24062012003005.shtml?Mode=0 Korupsi Merpati Dilaporkan ke Kementerian JAKARTA PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) siap melaporkan hasil temuan korupsi di lingkup internalnya ke Kementerian Badan Usaha Milik Negara. “Jika Kementerian meminta, segera akan kami serahkan,” kata Direktur Utama Rudy Setyopurnomo, akhir pekan lalu. Dia mengatakan, pihaknya su dah bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Badan Pemeriksa Keuangan, serta Komisi Pemberantasan Korupsi untuk membersihkan Merpati dari korupsi. Rudy menuturkan, tingkat korupsi di Merpati sudah akut. Sebab, 12 dari 20 divisi diduga melakukan korupsi. Tindakan korupsi itu berupa kebocoran penjualan tiket, penjualan avtur ilegal, sampai permainan pada bagian kargo dan bagasi. Akibatnya, kerugian ini tak hanya menyangkut nominal, tapi juga soal mental pegawai. Dia mengaku sudah memecat 10 orang yang terlibat dalam dugaan korupsi. Sebagian dari oknum tersebut sudah diserahkan kepada polisi. Namun Rudy menolak menyebutkan nama dan jabatan orang yang diberhentikan. Untuk membersihkan Merpati dari korupsi, dia membutuhkan waktu dua-tiga bulan pada area yang bermasalah. Rudy menyatakan, tak tertutup kemungkinan dalam jangka waktu itu bakal ada beberapa nama yang akan diberhentikan dan dipidana. Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Mahmuddin Yasin mengatakan pihaknya akan sesegera mungkin meminta laporan penyelidikan dari Merpati. Kementerian akan mempelajari dan kemudian menginvestigasi masalah di Merpati. “Baru setelah itu kami turun untuk mengaudit,” ujarnya. Yasin mengatakan, pihaknya akan melakukan investigasi setelah direksi perusahaan pelat merah itu menggelar penyelidikan internal. Selama ini isu korupsi itu masih dalam dugaan dan perlu dibuktikan. Namun mantan Direktur Utama Merpati, Sardjono Jhony Tjokrokusumo, ragu terhadap tindakan penggantinya. Sebab, semua yang dikatakan Rudy sudah dikerjakan pada saat dia menjabat. “Yang menemukan semua kasus itu saya,” ujarnya kepada Tempo kemarin. ● SUTJI DECILYA | SUNDARI [Non-text portions of this message have been removed]
