Ref: Apakah ini bukan cerita Abunawas kepada Alibaba? http://www.analisadaily.com/news/read/2012/06/25/58844/ekonomi_indonesia_peringkat_ke17_di_dunia/#.T-vrzvXDMeU
Senin, 25 Jun 2012 07:01 WIB Terungkap dalam Wisuda Sarjana dan Pascasarjana UMA Ekonomi Indonesia Peringkat ke-17 di Dunia Medan, (Analisa). Indonesia kini menempati peringkat ekonomi ke - 17 di dunia. Peringkat ini menunjukkan kemajuan karena pendapatan perkapita masyarakat Indonesia di atas 3 ribu US$. " Hal ini menandakan adaya pergeseran dari negara yang berbasis factor driven economy menjadi eficiency driven economy," ungkap Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho dalam pidato ilmiahnya pada acara wisuda sarjana dan pascasarjana UMA, Sabtu (23/6) di Gelanggang Mahasiswa UMA Jalan Kolam Medan Estate. Sebanyak 551 orang diwisuda pada acara tersebut. Lebih lanjut Plt Gubsu menyatakan sedangkan untuk menuju innovation driven economy, Indonesia butuh waktu 40 tahun, namun pemerintah telah merencanakan percepatan ekonomi agar tahun 2025 sehingga tidakharus menunggu 40 tahun dapat tercapai. Dia mengakui potensi Indonesia sangat besar dalam menyukseskan percepatan ekonomi karena didukung oleh penduduk yang besar, sumber daya alam yang melimpah danletak geografis yang strategis. Namun tantangan juga besar. Tantangan itu diantaranya Indonesia masih terfokus pada pertanian dan industri yang mengekstraksi dan mengumpulkan hasil alam, kesenjangan pembangunan dan penyedian infrastruktur yang minim. "Untukmempercepat pembangunan ekonomi dibutukan kolaborasi bersama antara pemerintah pusat, daerah, BUMN, BUMD dan swasta serta perguruan tinggi," ujar Gatot seraya memberikan apresiasi kepada UMA yang telah mempersembahkan karya utama membangun SDM anak bangsa. Inovatif dan Berakhlak Rektor UMA, Prof Dr H A Ya’kub Matondang MA mengatakan dengan diwisudanya sarjana S1 dan S2 maka alumni UMA saat ini berjumlah 19.046 orang. Semua lulusan UMA siap berkonribusi membangun perekonomian Indonesia. "UMA selalu menekankan, tidak hanya keahlian tapi juga keberanian, keterampilan, kearifan dan integritas kepribadian.Sehingga pergeseran nilai - nilai sosial dalam era globalisasi dapat diantisipasi," ungkap Rektor. Rektor juga mengatakan ilmu pengetahuan dan keterampilan yangdimiliki tanpa dibarengi denganetika dan akhlak akan dapat menghancurkan eksistensi umat manusia. "Disinilah relevansi UMA dengan visinya menghasilkan SDM inovatif dan beraklhak sehingga alumni yang dihasilkan mampu berfikir inovatif serta memiliki moral danakhlak mulia," ujar Prof Ya’kub Matondang. Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim, Drs M ErwinSiregar MBA mengatakan UMA terus berupaya secara berkesinambungan meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan.Upaya tesebut diantaranya pelatihan kewirausahaan dan pelatihan memasuku dunia kerja kepada seluruh calon alumni UMA. (twh) Share on facebook Share on twitter Share on email Share on print More Sharing Services 0 Baca Juga Artikel Berita Terkait [Non-text portions of this message have been removed]
