Ref: Kalau tidak bisa memproduksi  untuk mencukupi kebutuhan, berarti harus 
impor untuk memaniskan kehidupan nan pahit. Jadi untuk apa  malu untuk 
kemampuan yang terbatas, karena kemampuan adalah karunia Illahi?

http://finance.detik.com/read/2012/07/15/152216/1965774/1036/dahlan-iskan-kita-impor-gula-sampai-24-juta-ton-itu-kan-malu

Dahlan Iskan: Kita Impor Gula Sampai 2,4 Juta Ton Itu Kan Malu
Zulfi Suhendra - detikfinance 
Minggu, 15/07/2012 15:30 WIB
 
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku malu 
dengan praktik impor gula yang mencapai 2,4 Juta Ton. Padahal Indonesia tahun 
2014 menargetkan swasembada gula.

"2014 ini kalau toh tidak swasembada tapi sudah tidak memalukan lagi lah, 
misalnya kemarin kita import gula sampai 2,4 juta ton itu kan malu," ungkap 
Dahlan saat mengunjungi perkebunan tebi milik PT RNI di Subang, Jawa Barat,

Walaupun demikian, Dahlan menegaskan, terkadang praktek impor perlu dilakukan 
untuk berjaga-jaga apabila ketersediaan gula dalam negeri kurang, namun bukan 
juga berarti bergantung pada gula impor.

"Karena kita impor itu bukan hanya untuk dipakai, tapi terkadang untuk 
pengamanan, sehingga masalah impor apa tidak impor itu untuk isu gagah-gagahan, 
jangan juga. Karena misalnya biar dibilang gagah kita bilang jangan impor, tapi 
impor juga kadang perlu untuk cadangan," paparnya.

Untuk mencapai swasembada gula tahun 2014 tampaknya sulit dilakukan. Dahlan 
menuturkan, setidaknya pemerintah bisa menekan angka impor hingga 500 ribu ton 
pada tahun 2014.

"Yang penting 2014 kita tidak akan memalukan lagi lah. Saya berharap nanti 2014 
itu setengah jutaan atau 500 ribu ton," tutupnya.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke