Ref: Kalau ideologinya fundamentalisme  atau korupsiisme, apa boleh?

http://www.suarapembaruan.com/home/ketua-mpr-tolak-capres-tak-berideologi/22362
Ketua MPR Tolak Capres Tak Berideologi
Selasa, 17 Juli 2012 | 17:44

 Taufiq Kiemas [google] [JAKARTA] Ketua MPR RI Taufiq Kiemas yang juga Ketua 
Dewan Pertimbangan DPP PDI-P menolak calon presiden (capres) yang tidak 
mempunyai ideologi yang jelas, meski populer di mata rakyat.  

Sebab, capres yang tak berideologi nantinya akan mati menjadi zombie. Karena 
itu, jangan sampai presiden, wapres, gubernur, bupati/wali kota tidak mempunyai 
ideologi yang akan menang. Sama halnya dengan Pilkada DKI Jakarta,  kemenangan 
Jokowi-Ahok bukan saja karena popularitas, melainkan ideologi yang diamanatkan 
oleh PDI-P. 

“Saya tak sepakat bahwa kekuatan figur lebih penting dari  ideologi capres. 
Sebab, presiden yang cuma mengandalkan popularitas tanpa ideologi akan seperti 
zombie. Saya enggak setuju itu. Jadi harus ada ideologi. Jangan sampai presiden 
dan wapres, gubernur dan bupati/wali kota  enggak punya ideologi. Kalau sampai 
presiden enggak punya ideologi, nanti akan mati jadi zombie," kata  Taufiq 
Kiemas  kepada wartawan di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa (17/7). 

Sebelumnya, Wakil Ketua MPR RI Hadjriyanto Y Tohari berpendapat, sejumlah nama 
capres yang muncul ke permukaan dan digadang-gadang untuk pemilu mendatang, 
tidak ada satu pun yang ideologis. 

"Dari nama-nama yang muncul ke permukaan, memang susah untuk membedakan warna 
ideologi para capres itu. Kalau di Barat kan jelas sekali mana yang kanan, mana 
yang kiri. Tapi, capres kita ideologinya sama, yaitu ingin berkuasa menjadi 
presiden," ujar politisi Golkar itu. 

Yang pasti, lanjut Taufiq Kiemas, kemenangan Jokowi dalam Pilkada DKI  putaran 
pertama bukan hanya bermodal popularitas, melainkan juga mengandalkan ideologi 
yang diamanatkan oleh PDI-P. 

"Jadi, enggak mungkin orang hanya mengandalkan popularitas. Namun untuk menjadi 
capres, Jokowi masih harus membuktikan janjinya memperbaiki Jakarta. Itu tugas 
Ibu Megawati, di mana Pak Jokowi harus membuktikan janjinya kalau menjadi 
gubernur DKI nanti,” tambah Taufiq Kiemas lagi. [Ant/L-8]


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke