Panwaslu Copot 76 Spanduk Pro Foke TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Pengawas Pemilu Kota Jakarta Selatan menyatakan telah menurunkan paksa sebanyak 79 spanduk berisi dukungan untuk para calon gubernur. Mereka bergerak dalam dua hari terakhir menyisir spanduk-spanduk yang tersebar merata di sembilan kecamatan di Jakarta Selatan.
"Kami turunkan karena berpotensi meresahkan masyarakat," kata Ketua Panwaslu Kota Jakarta Selatan Andi Maulana, Jumat, 24 Agustus 2012. Selain meresahkan, Andi menambahkan, penurunan spanduk tersebut lantaran sudah masuk kategori kampanye. Rata-rata isi spanduk dianggap merupakan ajakan kepada masyarakat untuk memilih satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. "Dalam spanduk juga ada dukungan dari organisasi tertentu, seperti majelis taklim, dan ada gambar pasangan calonnya," kata Andi mencontohkan. Menurut Andi, ada banyak majelis taklim di Jakarta dan belum tentu semuanya mendukung satu pasangan calon. "Ini bisa mengarah kepada saling klaim dan bisa memprovokasi," katanya. Dari total 79 spanduk yang diturunkan, sebanyak tiga spanduk berisi dukungan kepada pasangan Jokowi-Ahok. "Sisanya, yaitu 76 buah spanduk dukungan terhadap Fauzi Bowo," kata Andi. Meski begitu, Andi menambahkan, Panwaslu tak sembarangan pula dalam mencopoti spanduk. Spanduk seperti ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri dan Hari Kemerdekaan masih terpasang. Andi menilai spanduk seperti ini tidak bermasalah lantaran sifatnya universal. "Ajakan untuk memilih pemimpin amanah juga tidak kami cabut. Karena kan jadi pemimpin harus amanah," katanya. ADITYA BUDIMAN
