Ref:Silahkan, plissss, beberkan sekarang juga! Siap, tetapi kalau cuma bicara 
tanpa dibeberkan, akan seperti suara tong kosong.

http://www.suarapembaruan.com/home/jusuf-kalla-siap-beberkan-soal-century/24553

Jusuf Kalla Siap Beberkan Soal Century
Rabu, 12 September 2012 | 19:26

 Jusuf Kalla. [Google] [BEIJING] Jusuf Kalla menyatakan siap membeberkan kasus 
dana talangan Bank Century kepada Tim Pengawas DPR pada 19 September 2012. 

"Ya kita katakan saja yang sebenarnya," katanya, kepada ANTARA di Beijing, Rabu 
(12/9) petang, usai mengunjungi pabrik alat-alat medis dan farmasi di Yantai, 
Propinsi Shandong, China.   

Sebelumnya, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, pembengkakan dana 
penyelamatan Bank Century tidak dilaporkan kepadanya, yang saat itu bertindak 
sebagai ad interim Presiden yang tengah melawat keluar negeri. 

Pengucuran dana penyelamatan Bank Century dilakukan dalam beberapa tahap. Rapat 
pada tanggal 21 November 2008 memutuskan penyelamatan dilakukan dengan 
penggelontoran Rp632 miliar.   

Namun saat eksekusi pada 23 November 2008, dana yang dikucurkan membengkak 
hingga lebih dari Rp2 triliun dan terus berlanjut mencapai Rp6,7 triliun sampai 
pada Juli 2009.   

Tim Pengawas (Timwas) DPR untuk kasus dana talangan Bank Century akan memanggil 
mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 
Abraham Samad pada 19 September. Keduanya akan dipanggil pada hari yang sama, 
tetapi pada jam yang berbeda.   

Abraham Samad dijadwalkan akan didengar keterangannya pada pukul 11.00-13.00 
WIB. Selain itu, tim kecil dalam Timwas sedang membahas pemanggilan selanjutnya 
yang akan ditujukan kepada mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal 
(Kabareskrim) Polri Kombes Susno Duadji.   

Sementara itu, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar dalam 
pernyataannya di hadapan Timwas kasus dana talangan Bank Century menegaskan 
dirinya tak pernah menyebutkan bahwa dalam rapat pada Oktober 2008, yang 
dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dibahas mengenai pengucuran dana 
talangan Bank Century.   

Tim pengawas (Timwas) Century sepakat memutar rekaman rapat terbatas membahas 
soal antisipasi menghadapi dampak krisis ekonomi dunia yang dipimpin oleh 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 9 Oktober 2008 di Kantor Presiden, 
Jakarta. Hal tersebut ditujukan untuk menyinkronkan pernyataan mantan Ketua KPK 
Antasari Azhar pada Timwas Century.   

"Karena Fraksi Golkar dan PDI-P meminta rekaman rapat diperdengarkan, maka 
berdasarkan hasil kesepakatan dari semua fraksi, termasuk dari Fraksi Demokrat, 
maka sidang menyetujuinya. Timwas sudah secara resmi meminta notulen rapat, 
baik secara tertulis maupun rekamannya, kepada pemerintah,"ujar Wakil Ketua DPR 
RI Pramono Anung di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.   

Pramono menjelaskan, rekaman rapat penting untuk diperdengarkan karena 
keterangan Antasari yang ditayangkan salah satu stasiun televisi berbeda dengan 
penjelasan di hadapan Timwas Century. 

Mengenai hasil rekaman tertulis tersebut, Antasari mengaku jika dirinya hanya 
mendapatkan salinan foto kopi dari Istana Kepresidenan.   

Antasari berharap, rekaman tersebut diputar karena dirinya mengakui masih ragu 
atas transkrip rapat yang diberikan Istana Kepresidenan.   

Sebelumnya, mantan Ketua KPK Antasari Azhar menyangkal bahwa rapat terbatas di 
Kantor Presiden membahas soal dana talangan untuk Bank Century. Namun, Antasari 
tidak sepenuhnya yakin dengan pendapatnya sehingga rekaman suara juga harus 
diperdengarkan agar pendapatnya tersebut lebih kuat.   

"Kalau memang Timwas bisa mendapatkan rekaman suara itu maka pernyataan saya 
akan jadi jawaban. Tapi yang pasti apa yang saya sampaikan sekalipun saya dapat 
dari hasil fotocopy, semula saya harapkan benar-benar demikian dan asli," 
tambahnya. [Ant/L-


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke