Ref: Pegawai Negeri adalah satu-satunya lapangan kerja terbesar. Di Ambon tidak 
ada banyak  lapangan kerja, tidak ada industri, jadi kalau tidak dibuka, 
berarti ribuan tenaga usia produktif  harus menggangur. 

http://www.mediaindonesia.com/read/2012/09/15/348620/290/101/Ambon-tidak-Buka-Penerimaan-CPNS


Ambon tidak Buka Penerimaan CPNS 

Sabtu, 15 September 2012 23:28 WIB      
Antara/Jimmy Ayal/vg


AMBON--MICOM: Pemerintah Kota Ambon,Maluku, tidak melakukan seleksi penerimaan 
calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2012. 

"Tahun 2012 kami tidak melakukan penerimaan CPNS, karena masih menunggu hasil 
verifikasi tenaga honorer," kata Kepala Badan Kepegawaian Kota (BKK) Ambon 
Benny Selanno, Sabtu (15/9). 

Menurut dia, pihaknya juga belum menerima petunjuk penerimaan CPNS dari 
Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kementerian PAN). 

"Informasi yang beredar bahwa bulan Oktober 2012 akan dilakukan penerimaan CPNS 
tidak benar karena belum ada petunjuk dari pusat, tetapi akan dilaksanakan pada 
2013, " katanya. 

Tidak dilakukan rekrutmen CPNS kategori umum tahun 2012 disesuaikan Peraturan 
Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2005 tentang moratorium CPNS. 

Dalam peraturan tersebut disebutkan, apabila Anggaran Belanja Langsung Pegawai 
dalam APBD lebih dari 50 persen, daerah tersebut tidak diperbolehkan melakukan 
rekrutmen CPNS. 

"Anggaran belanja pegawai masih di atas 50 persen, sehingga tidak dilakukan 
rekrutmen," ujarnya. 

Ia mengakui, saat ini pihaknya sedang melakukan verifikasi data tenaga honorer 
tahun 2012 guna diproses menjadi CPNS. "Kami sedang melakukan verifikasi jumlah 
tenaga honorer kategori dua atau yang dibiayai sumber anggaran lain guna 
diproses menjadi CPNS," ujarnya. 

Proses verifikasi tenaga honorer berlaku untuk guru, tata usaha, dan beberapa 
satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait di lingkup Pemkot Ambon. 

"Seluruh tenaga honorer telah memasukkan berkas selanjutnya akan diverifikasi 
untuk mengetahui masa waktu honorer serta data lain yang dibutuhkan," katanya. 
(Ant/OL-5) 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke