http://www.mediaindonesia.com/read/2012/09/25/350868/284/1/Ancaman-Mundur-Abraham-Samad-Dinilai-Prematur

Revisi UU KPK

Ancaman Mundur Abraham Samad Dinilai Prematur 
Penulis : Hafizd Mukti
Selasa, 25 September 2012 01:48 WIB      
MI/Susanto/as
  a.. JAKARTA--MICOM: Komisi I DPR RI berencana melakukan revisi terhadap UU 
nomor 30 tahun 2002 yang mengatur tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 
Salah satu rencana revisi yang akan diubah oleh komisi tiga adalah terkait 
dengan pasal penyadapan yang ada di Pasal 12 A UU KPK. 

Rencana merevisi kewenangan penyadapan, berimplikasi pada ancaman mundur Ketua 
KPK Abraham Samad jika benar-benar kebijakan tersebut dilakukan. Namun, anggota 
Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan, menilai ancaman Abraham terlalu prematur. 

"Terlalu prematur Abraham bilang seperti itu. Rencana (revisi) itu masih jauh 
karena di Baleg saja masih sinkronisasi dan harmonisasi. Mungkin itu Abraham 
emosional," kata Trimedya, Senin (24/9). 

Menurut Trimedya, dengan kewenangan yang luar biasa ada pandangan apa yang 
diperoleh KPK belum maksimal. Menurutnya, sampai saat ini belum ada kewengan 
KPK yang dipangkas, sehingga tidak ada alasan Abraham untuk mengeluarkan 
pernyataan seperti itu. 

"Kita harus melihat, KPK yang seharusnya mengerjakan kasus besar memilih 
menurut penafsirannya, tapi apa yang ada sekarang KPK dianggap mendominasi 
kebenaran, itu kan tidak boleh, Tuhan bisa marah," katanya. 

Lebih jauh, Trimedya menjelaskan, rencana ini sekaligus melakukan evaluasi 
terhadap KPK yang telah berusia 10 tahun. Terkait penyadapan, Trimedya dan 
Komisi III hanya mempertanyakan proses penyadapan berikut dengan mekanisme 
kontrolnya. Trimedya mengkhawatirkan adanya abuse (penyalahgunaan) dari 
kewenangan penyadapan ini. 

"Anggap saja ini hanya evaluasi 10 tahun. Kalau senjata yang digunakan KPK beda 
dengan polisi dan jaksa jangan harap hasilnya sama. Tapi menurut saya (FPDIP) 
merasa belum perlu untuk itu," tutupnya. (Pit/OL-2) 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke