Jokowi: Saya akan Ingat Pesan Ny Henk Ngantung
Oleh Eri Komar Sinaga | TRIBUNnews.com – 1 jam 1 menit lalu

Lihat Foto
Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Eri Komar Sinaga 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Saat menggelar acara halal bi halal dengan wartawan 
Senin (10/9/2012) malam, Jokowi memiliki tamu istimewa. Dia adalah Hetty Evelyn 
Ngantung Mamesah -akrab disapa Evy Ngantung- janda mendiang gubernur DKI 
1964-1965 Henk Ngantung. 

Dalam kesempatan tersebut, Evy Ngantung memberikan hadiah karikatur bergambar 
Jokowi kepada calon gubernur DKI nomor urut tiga tersebut. 

"Karena kemarin (Sabtu) saya diundang tak bisa datang, makanya saya undang 
beliau ke sini. Beliau titip pesan untuk jadikan Jakarta sebagai kota seni dan 
berbudaya. Itu akan saya ingat dan insyaallah akan kami kerjakan jika jadi 
Gubernur DKI," ujar Jokowi di Restoran Sari Kuning, SCBD, Jakarta Selatan, 
Senin malam (10/9/2012). 

Dalam kesempatan tersebut, Evy mengatakan akan mendedikasikan rumahnya yang 
terletak di Cawang, Jakarta Timur untuk pengembangan seni kota Jakarta. 

Acara tersebut juga dihadiri politisi PDI Perjuangan sekaligus anggota DPR RI 
Rieke Dyah Pitaloka, Partai Pakar, dan tiga Koperasi Bajaj.



http://www.suarapembaruan.com/home/jokowi-ahok-siapkan-gebrakan-baru/24465

Pemenang Putaran Pertama Pilkada DKI Jakarta

Jokowi-Ahok Siapkan Gebrakan Baru
Selasa, 11 September 2012 | 8:12

Pasangan Jokowi-Ahok [republika][JAKARTA] Pertarungan para pasangan calon 
menuju putaran kedua Pilkada DKI semakin sengit. Kedua kandidat berusaha 
mengerahkan kemampuan untuk dapat memikat warga Ibukota. 

Mendekati hari pencoblosan 20 September mendatang, calon gubernur DKI Jakarta 
yang diusung PDI-P dan Gerindra, Joko Widodo mengungkapkan, telah menyiapkan 
gebrakan untuk menghadapi putaran kedua Pilkada DKI. 

Di sela acara halal bihalal bersama wartawan di Jakarta, Senin (10/9), pria 
yang akrab disapa Jokowi itu bersama pasangannya Basuki Tjahaja Purnama atau 
Ahok mengatakan, gebrakan yang disiapkan salah satunya menyangkut program 
mengatasi masalah klasik Ibukota, yakni, kemacetan dan banjir.

"Yang namanya Jokowi dan Basuki akan buat gebrakan program yang tidak atau 
belum terpikirkan oleh siapapun, baik soal kemacetan dan banjir. Jadi jangan 
sampai kita dilihat itu monoton, akan kita keluarkan bahwa kita punya program 
yangg belum pernah dan dipikirkan orang selama ini," kata Jokowi.

Ketika didesak soal gebrakan tersebut, Jokowi bungkam. Dia khawatir jika 
diungkapkan sekarang akan ditiru oleh pesaingnya, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.

"Kalau dikeluarkan gebrakannya sekarang nanti diikuti lagi, saya tidak mau 
pakai strategi cermin begitu," katanya.

Seperti diketahui, pada putaran pertama lalu, dalam setiap kampanyenya di 
putaran pertama lalu, pria yang masih menjabat sebagai Wali Kota Solo itu 
selalu mengampanyekan mengenai kartu sehat dan kartu cerdas. 

Menurutnya kedua kartu tersebut merupakan sebuah sistem untuk melindugi warga 
terutama masyarakat kelas bawah. Belakangan, Gubernur Fauzi Bowo dalam setiap 
kesempatan mengampanyekan hal serupa.

"Membangun sistem kartu ini kita yang pertama, yang lain mengikuti. Nanti 
diikuti lagi," katanya. 

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi membantah jika dirinya hanya sebatas 
pencitraan. Menurutnya, selama menjadi Wali Kota Solo, dirinya hanya bekerja, 
hasil dari kerja itu yang kemudian diangkat oleh media karena dianggap baik. 

"Saya tidak pernah beri apapun pada media. Saya hanya bekerja. Setelah bekerja 
menghasilkan output, dan dianggap baik, maka diangkat media," katanya.

Dalam acara halal bihalal yang digelar di Rumah Makan "Sari Kuring", di Kawasan 
SCBD, Jakarta Selatan itu, Jokowi mendapat kejutan dari istri almarhum mantan 
Gubernur DKI Heng Ngantung, Evi Mamesa. Evi memberikan sebuah karikatur kepada 
Jokowi. Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Jokowi mendapat dukungan dari 
Partai Pakar, dan tiga Koperasi Bajaj.

Terkait dengan isu korupsi yang berhembus, Jokowi menegaskan, pada 2010 dirinya 
mendapatkan Bung Hatta Anti-corruption Watch. 

Penghargaan ini merupakan apresiasi dari yayasan Bung Hatta kepadanya karena 
dianggap sebagai pejabat yang anti korupsi. Bahkan pada tahun yang sama, Kota 
Solo menjadi tiga besar kota paling bersih dari pungutan dan korupsi berdasar 
Internasional Transparancy of Indonesia. 

"Nilainya memang belum 10, masih ada yang perlu diperbaiki. Tapi ini juaranya 
Indonesia. Jadi jangan dibolak-balik, yang baik menjadi tidak baik, dan yang 
tidak baik menjadi baik," katanya.

Sementara terkait dengan isu SARA yang semakin marak menjelang pencoblosan 
putaran kedua, Jokowi memohon agar tidak diangkat kembali. Menurutnya, isu ini 
tidak akan berpengaruh apapun terhadap dirinya dan Ahok. Hal itu karena Jokowi 
merasa yakin warga Jakarta telah cerdas. 

"Banyak yang tanya soal ini, saya tetap akan menjawab itu dengan tertawa dan 
senyum," katanya. 

Dalam kesempatan yang berbeda, maraknya upaya saling menjatuhkan dan memojokan 
yang dilakukan oleh sejumlah oknum di media sosial seperti Twitter semakin 
santer terasa. Namun, berbeda dengan aksi kampanye hitam yang beredar di media 
cetak dan elektronik maupun media massa lainnya, kampanye hitam yang terjadi di 
dunia maya tersebut bisa dikatakan bebas dari jeratan hukum pidana pemilu. 

"Memang sayangnya media sosial itu berada di ranah privasi, apalagi ditambah 
dengan belum ada regulasi yang mengatur," kata Ketua Kelompok Kerja (Pokja) 
Pencalonan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Jamaluddin F. Hasyim, yang 
ditemui usai menghadiri acara Deklarasi Mahasiswa untuk Pilkada Damai, Jakarta, 
Senin (10/9). 

Meski belum diatur, menurut Jamal, apabila ada ucapan-ucapan atau kata-kata 
yang mengundang konflik dan masuk ke dalam pelanggaran Pemilu, maka Panitia 
Pengawas Pemilu (Panwaslu) berhak menertibkan hal itu. 

"Ya kami masih menganggap itu bagian dari demokrasi, dan ini adalah wewenang 
KPU DKI untuk menanggapi itu, kalau masuk konflik, itu menjadi ranah Panwaslu," 
katanya. 

Untuk itu, Jamal meminta semua pihak untuk saling menjaga etika ketika 
menggunakan media sosial agar tidak terjadi konflik. Diharapkan di kemudian 
hari ada regulasi yang mengatur mengenai 'perang' di dunia maya ini. [F-5]


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke