http://indonesia.ucanews.com/2012/09/26/fauzi-bowo-pamit-pada-umat-katolik-jakarta/
Fauzi Bowo pamit pada umat Katolik Jakarta 26/09/2012 Fauzi Bowo meletakkan batu pertama pembangunan Gereja Santo Yohanes Maria Vianney Fauzi Bowo pamit dengan umat Katolik dan menyampaikan terima kasih atas kontribusi mereka selama ia menjadi gubernur DKI Jakarta. Hal itu disampaikannya pada acara peletakkan batu pertama pembangunan Gereja Santo Yohanes Maria Vianney, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa, 25 September 2012. Fauzi Bowo juga sekaligus berpamitan pada warga dan menyampaikan salam terakhirnya sebagai gubernur DKI. Bahkan, ia meminta maaf pada warga jika ada kesalahan selama menjabat gubernur DKI. Gubernur menyebutkan, selama lima tahun masa jabatannya di DKI, ia mengapresiasi kontribusi warga Katolik bagi pembangunan Jakarta. Karenanya, peletakan batu pertama pembangunan gereja ini menjadi catatan tersendiri bagi keharmonisan umat beragama di DKI. Fauzi Bowo meminta umat Katolik tetap mendukung dan memberikan kontribusinya untuk pembangunan Jakarta. “Ini hari-hari yang tersisa. Saya mohon maaf jika ada kekurangan,” imbuhnya. Terkait pembangunan gereja, kata Fauzi Bowo, seluruh perizinan pembangunan gereja itu sudah lengkap. Karena itu, dirinya bersedia hadir untuk meletakkan batu pertama. Izin pembangunan gereja dua lantai itu baru keluar tahun 2012, setelah diajukan lima tahun lalu. “Semua izin sudah lengkap. Jika warga tetap komitmen untuk menjaga keberagaman, ini jadi perekat. Mudah-mudahan Jakarta akan semakin sejahtera,” ujar Fauzi Bowo. Gereja tersebut akan didirikan di tanah seluas 6.000 meter persegi, di Jalan Bambu Wulung, RW 03, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Gereja yang pembangunannya telah direncanakan selama lima tahun terakhir itu diperkirakan menampung 6.000 umat. Pembangunan gereja yang meliputi lima kelurahan di Cipayung tersebut juga sempat mendapat tentangan dari warga sekitar. Upaya warga yang menentang itu pun masih terjadi hingga kini. Meski demikian, karena proses administrasi telah memenuhi syarat, pembangunan pun tetap dilakukan sambil tetap melakukan sosialisasi. Turut hadir dalam acara tersebut, Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo; Wali Kota Jakarta Timur Murdhani; Pastor Kepala Paroki Romo Yohanes Hadi; Ketua Panitia Pembangunan, Mayjen (purn) YP Wiriawan. Sumber: kompas.com, vivanews.com [Non-text portions of this message have been removed]
