Ref: Kalau ada kesempatan sedangkan di kampung halaman tidak ada lapangan kerja untuk memperoleh pendapatan disertai lagi tekanan hutang yang dipakai untuk melakukan ibadah, maka tentu saja ada yang nekat menjadi TKI illegal agar disamping melunasi hutang bisa juga membantu keluarga di rumah.
http://www.suarapembaruan.com/home/jemaah-haji-dan-umroh-jangan-jadi-tki-ilegal/26025 Jemaah Haji dan Umroh Jangan Jadi TKI Ilegal Sabtu, 20 Oktober 2012 | 7:20 Muhaimin Iskandar [google] [JAKARTA] Pemerintah Indonesia melarang semua jemaah haji maupun umroh untuk menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) illegal di Arab Saudi, karena Indonesia masih memberlakukan penghentian sementara (moratorium) pengiriman TKI ke negara tersebut. “TKI atau terutama TKW tidak boleh bekerja di Arab Saudi, sampai kita benar-benar membuka moratorium. Oleh karena itu pelaksanaan ibadah haji dan umroh dilarang keras digunakan untuk tinggal secara ilegal disana," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Muhaimin Iskandar , di Jakarta, Jumat (19/10). Muhaimin mengatakan, selama pelaksanaan moratorium, Pemerintah Indonesia melakukan pembahasan kembali MoU penempatan TKI ke Arab Saudi dan selama masa negosiasi tersebut, diharapkan agar tidak ada TKI ilegal berangkat ke negara tersebut. "Jadi saya tegaskan bahwa kita masih melarang untuk bekerja di Arab Saudi selama moratorium," kata Muhaimin. Sementara untuk mengantisipasi timbulnya kembali masalah TKI overstayer, pihak Kemenakertrans telah metutup dan perketat seluruh pemberangkatan TKI ke saudi Arabia khusus di bidang Domestic Workers. Pemerintah berupaya memperbanyak penempatan tenaga kerja sector formal di Arab Saudi. Peluang kerja sebagai TKI formal di Arab Suadi sangat besar. Peluang ini harus segera dimanfaat oleh para TKI yang hendak bekerja di ArabSaudi dengan mempersiapkan kelengkapan dokumen, keterampilan dan kompetensi kerja, penguasaan bahasa dan pendekatan budaya. Muhaimin mengatakan, pemerintah menerapkan kebijakan strategis untuk mendorong penempatan TKI sektor formal dan menggeser pekerjaan pada sektor domestik worker seperti penata laksana rumah tangga. Secara bertahap penempatan TKI sektor domestic worker akan dihentikan pada tahun 2017. Menurut Muhaimin, peluang ini harus segera ditindaklanjuti dan informasinya harus segera disebarluaskan kepada masyarakat dan calon TKI agar mereka benar-benar mempersiapkan diri dan melengkapi dokumen kerja yang dibutuhkan. Lowongan pekerjaan sebagai TKI formal yang tersedia antara lain sebagai supir, sales dan pramuniaga, kasir, pekerja pabrik,pekerja pertanian dan perkebunan, cleaning service, perawat, dan sebagainya. Untuk mempersiapkan ketersediaan calon TKI formal yang hendak bekerja keluar negeri, Kemenakertrans akan lebih memberdayakan keterlibatan pemerintah daerah dalam perekrutan TKI. TKI Overstayer Terkait TKI overstayer, pemerintah juga menargetkan untuk menuntaskan pemulangan TKI/WNI ilegal di Arab Saudi pada tahun 2012, dengan menggunakan penerbangan haji yang kosong pada saat kembali ke Indonesia. "Sebelumnya kita targetkan agar 'overstayer' (TKI ilegal dan bermasalah) itu pemulangannya selesai tahun lalu. Tapi ternyata masih ada. Moga-moga ini pemulangan yang terakhir kali," kata Muhaimin. Pemerintah telah mulai memulangkan 1.943 TKI bermasalah dengan menggunakan pesawat haji mulai 17 hingga 20 Oktober 2012. Sebelumnya, KJRI di Arab Saudi telah membuka pendaftaran bagi WNI yang ingin kembali ke tanah air sejak 6-14 Oktober lalu dan terdapat 1.573 perempuan dan 370 pria yang ingin kembali ke tanah air. “Agar tidak terulang lagi, Kemenakertrans bersama instansi terkait melakukan pengetatan total terhadap mekanisme pengetatan terhadap pengiriman TKI, khususnya ke Timur-Tengah," kata Muhaimin. Sementara itu, sebagai tindak lanjut pasca pemulangan TKI, Kemenakertrans akan menerapkan program-program pemberdayaan di 38 daerah basis TKI. Pemberdayaan TKI ini diharapkan akan menstimuli pertumbuhan ekonomi serta mengurangi jumlah TKI khususnya domestic worker. “Kemenakertans focus pada berbagai kegiatan dan program-program yang melibatkan potensi daerah, antara lain melalui program wirausaha baru, teknologi tepat guna, padat karya produktif, mobil terampil, rumah terampil dan program link and match dengan Kemendiknas,” kata Muhaimin. [E-8] [Non-text portions of this message have been removed]
