REf: Apakah masalah pelik ini bisa diatasi dalam masa 5 tahun? 

http://www.harianterbit.com/2012/10/17/aneka-masalah-pelik-hadang-jokowi-ahok/

Rabu, 17 Oktober 2012 14:26 WIB 
Aneka Masalah Pelik Hadang Jokowi-Ahok


JOKO Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) resmi dilantik sebagai 
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017 oleh Menteri Dalam 
Negeri Gamawan Fauzi, Senin (15/10), di DPRD DKI Jakarta.

“Diharapkan mereka mampu memecahkan persoalan pelik yang dihadapi Jakarta, 
memegang tanggung jawab dengan prinsip realitas, mengetahui kondisi lingkungan 
kerja dan masyarakat untuk akomodir dan ditindaklanjuti melalui program 
pembangunan dan kemasyarakatan,” ujar Ketua DPRD DKI Ferrial Sofyan

Mantan wakil gubernur DKI Priyanto mengemukakan: “Yang penting amanah. Dapat 
mempertanggungjawabkan apa yang dikerjakan, dan bisa berkonsolidasi dengan 
legislatif.”

Selamat bekerja! Memang bisa jadi banyak hal yang ruwet, rumit, atau pelik dan 
menjadi tantangan kerja bagi gubernur dan wakilnya di daerah khusus ibukota 
ini. Namun sepelik-pelik masalah tentu sudah dipikir matang sebelum Pemilukada. 
Buktinya Jokowi berani menjanjikan bisa mengatasi kemacetan, banjir, maupun 
meningkatkan kesejahteraan penduduk.

Lebih dari itu keberhasilan Jokowi-Ahok ini telah menjadi ikon demokrasi di 
ibukota. Sebab, meski mereka bukan penduduk ibukota, tokh terpilih menjadi 
gubernur, justru karena masyarakat Jakarta telah mampu menempatkan Jakarta 
sebagai daerah khusus ibukota dalam arti yang lebih segar. Artinya Jakarta kini 
harus diakui sebagai kawasan milik seluruh penduduk Indonesia.

Tentu sejarah atau zaman, kelak akan bisa menjelaskan perubahan makna khusus 
daerah ibukota ini, termasuk sistem pemerintahannya yang menjadi kian komplek 
namun spesifik. Yang jelas Pemilukada di Jakarta ini telah menjadi pembelajaran 
demokrasi yang sarat makna. Untuk itu kita pun berterima kasih pada gubernur 
lama Fauzi Bowo, maupun Nachrowi Ramli yang telah secara jantan mengakui 
kemenangan Jokowi-Ahok dengan ihlas.

Seperti lazimnya, penduduk Jakarta tentu berharap banyak pada gubernur barunya. 
Sebab, kemenangan mereka bukan semata karena kemenangan partai pengusungnya, 
namun mewujudnya kehendak agar ada perubahan dan penyegaran dari kepemimpinan 
di Ibukota.

Para politisi tentu menanti Jokowi untuk benar-benar mewujudkan janji 
politiknya. Namun apapun harapan dan tuntutannya, semua masalah butuh gotong 
royong antara yang memimpin dan yang dipimpin. Jika semua saling isi dan 
mengkompliti, tak ada hal pelik. Namun soal sukses tidaknya seorang pejabat 
sebetulnya terletak pada mampu tidaknya orang berbagi peran dan menciptakan 
kerelaan dalam interaksi pengabdian. Selamat Bekerja. **


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke