Ref: Kalau Aisha, putri Khadafi, menyewa pengacara Israel bernama Nick Kaufman, mungkin ada sangkut puatnya masalah keluarga, karena ada yang bilang bahwa ibu kolonel khadafi adalah seorang wanita Yahudi. Ini bisa jadi, karena beberapa tahun silam pesawat terbang Libya yang memawa jemah haji Libya karena cuaca buruk “sand storm” terpaksa tidak bisa mendarat di pelabuhan terdekat, misalnya di Mesir atau Yordania, tetapi mendarat di Ben Gurion Airport di Tel Aviv, Israel. Penumpang dan pesawat udara dizinkan terbang ke Mekkah setelah udara menjadi cerah.
Khadafi pernah dalam suatu interview ditanya tentang konflik palestina Israel, antara lain jawabnya bahwa dari pada dua negara dibuat saja satu negara saja. Pernyataan ini mungkin saja termasuk dalam alasam untuk Liga Arab untuk menjatuhkan Khadafi. http://www.shnews.co/detile-9644-dimanakah-keluarga-khadafi-kini.html Dimanakah Keluarga Khadafi Kini? Dina Damayanti | Jumat, 19 Oktober 2012 - 16:09:02 WIB : 53 (Foto:dok/bbc.co.uk) Setelah Khadafi tewas setahun yang lalu, keluarga dan orang kepercayaannya tercerai-berai. LONDON - Satu tahun setelah mantan pemimpin Libia Muammar Khadafi ditangkap dan menerima tindak kekerasan hingga tewas pada 20 Oktober setahun yang lalu, apa yang terjadi pada anggota keluarganya yang lain sekaligus orang-orang kepercayaannya? Tiga putra Khadafi tewas pada saat terjadi aksi protes untuk menumbangkan Khadafi, termasuk mantan penasihat keamanan nasional Mutassim Khadafi, yang meninggal di tangan para pemberontak pada hari yang sama saat ayahnya meninggal. Anggota keluarga Khadafi yang masih bertahan hidup menjalani kehidupan yang berbeda-beda sejak Oktober 2011. Istri Khadafi menjadi pengungsi di Aljazair, sementara putranya yang tadinya akan dijadikan penerusnya, Saif al-Islam, saat ini masih menunggu untuk diadili dan ditahan di sebuah penjara di Libia. - Safiya Khadafi (istri) Safiya Farkas, ibu tujuh anak dari delapan anak kandung Khadafi, selama setahun terakhir ini tinggal di Aljazair setelah mendapat status pengungsi dengan alasan kemanusiaan. Bersama dengan putrinya, Aisha dan seorang putra Khadafi dari istri pertamanya Fathia, Safiya masuk Aljazair pada 29 Agustus 2011 setelah kelompok pemberontak mengambilalih kota Tripoli. Safiya dikabarkan menempati sebuah vila yang dijamin keamanannya di kota Staouelo dekat Aljir, dibawah perintah tegas dari pemerintahan Aljazair agar Safiya tidak membuat pernyataan politik atau ikut campur dalam urusan dalam negeri Libia. - Muhammad Khadafi (anak) Jika setahun lalu yang terjadi berbeda 180 derajat, Muhammad mungkin akan menghabiskan musim panasnya di Olimpiade London 2012 berkat jabatannya sebagai kepala Komite Olimpiade Libia. Sebaliknya, putra sulung Khadafi ini tinggal di Aljazair selama setahun lebih setelah melarikan diri dari negaranya ketika kelompok pemberontak mengambilalih kota Tripoli. Lahir dari istri pertama Khadafi, Fathia, Muhammad juga merupakan pimpinan perusahaan yang menguasai telepon genggam dan jaringan satelit komunikasi di Libia. Ia tidak termasuk dalam daftar orang yang dituntut oleh Mahkamah Internasional dan diperkirakan tidak berperan besar dalam upaya meredam pemberontakan di Libia tahun lalu. - Saif al-Islam Khadafi (anak) Nyaris menjadi penerus tahta Khadafi, Saif al-Islam, ditangkap sebulan setelah ayahnya tewas dan sejak saat itu menjadi tahanan di kota pengunungan di Zintan. Lulusan London School of Economic ini berada di tengah-tengah perselisihan yang berlarut-larut antara Mahkamah Internasional, dimana ia dituntut melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dan pengadilan di Libia, yang bersikeras bahwa ia harus diadili di Libia. Dan agaknya pengadilan Libia berhasil memenangkan pertarungan ini, namun tanggal pasti kapan ia akan disidangkan belum juga ditetapkan. Dilaporkan bahwa fasilitas penahanan moderen yang dilengkapi dengan lapangan basket dan juru masak pribadi, sudah disiapkan untuk Saif jika ia kembali ke Tripoli. - Saadi Khadafi (anak) Saadi Khadafi, mantan kepala Federasi Sepakbola Libia dan Pasukan Bersenjata Libia, sudah mendapatkan suaka di Niger, dimana ia tinggal di sebuah rumah untuk menerima tamu milik pemerintah di Niamey, setelah dilarikan melalui Gurun Sahara. Saadi pernah menjadi menjadi pemain sepak bola di Italia, namun karirnya di lapangan rumput tidak berlangsung lama karena ia terbukti memakai obat-obatan terlarang, termasuk gaya hidupnya yang gemar gonta ganti pasangan. Niger sudah menolak permohonan Libia untuk mengekstradisi Saadi. Menteri Hukum Niger mengatakan bahwa jika diekstradisi ke negaranya, "Ia pasti akan menghadapi hukuman mati." Bulan September tahun lalu, Interpol mengeluarkan 'peringatan merah' yang berarti mewajibkan seluruh negara anggotanya untuk menangkap Saadi. Tiga bulan kemudian, pejabat Meksiko mengatakan bahwa mereka telah membongkar jaringan yang berusaha untuk menyelundupkan Saadi masuk ke Meksiko dengan menggunakan nama palsu. - Aisha Khadafi (anak) Aisha Khadafi adalah satu-satunya putri kandung Khadafi, yang menerima status pengungsi di Aljazair bersama dengan ibu dan kakaknya. Tiga hari setelah ia tiba di Aljazair, dikabarkan bahwa ia melahirkan seorang bayi perempuan, yang diberi nama Safiya seperti nama ibunya. Meskipun berada di bawah pengawasan ketat oleh pemerintah Aljazair, yang berupaya untuk meredam Aisha, namun ia pernah tampil di sebuah saluran TV Suriah yang mengajak bangsa Libia untuk melakukan revolusi melawan pemerintah Libia yang baru. Aisha juga menyewa seorang pengacara Israel, Nick Kaufman, untuk mengajukan petisi kepada Mahkamah Internasional agar menyelidiki kematian ayahnya. Berbagai media Libia melaporkan bahwa Aisha mendukung Aljazair ketika melawan tim Libia dalam pertandingan sepak bola baru-baru ini, dengan mengatakan bahwa Libia yang baru ini tidak mewakili dirinya. - Hanaa Khadafi (putri angkat) Khadafi sejak lama mengatakan bahwa putri angkatnya Hanaa tewas dalam serangan udara Amerika Serikat di tahun 1986, ketika ia masih berusia 18 bulan. Meski demikian, sejak revolusi berlangsung semakin banyak bukti yang bermunculan bahwa Hanaa masih hidup, meskipun statusnya kini masih belum diketahui. Ada sebuah rekaman video yang memperlihatkan Hanaa bermain dengan sayahnya dan kakak laki-lakinya beberapa tahun setelah pengeboman terjadi. Dokumen-dokumen yang ditemukan di kediaman Khadafi di Bab al-Aziziyah menunjukkan dokumen kedokteran dan bahkan ada sertifikat British Council dengan nama Hanaa Muammar Khadafi. Sejumlah sumber media Libia melaporkan bahwa Hanaa lulus sebagai dokter dan bekerja di Pusat Kesehatan Tripoli selama beberapa tahun. - Musa Ibrahim (mantan juru bicara pemerintah Libia) Hampir tidak ada keterangan apa pun mengenai nasib Musa Ibrahim, yang dikenal sebagai juru bicara rezim Khadafi di publik dunia internasional. Hampir setiap hari ia memberikan pernyataan kepada wartawan, meyakinkan mereka bahwa rezim Khadafi akan tetap bertahan meskipun kelompok pemberontak memaksa masuk ke ibukota Libia. Berasal dari suku yang sama dengan Khadafi, Ibrahim kuliah di sejumlah universitas di Inggris dan mengaku bahwa ia pernah tinggal di London selama 15 tahun. Ia terakhir kali terlihat di Tripoli sesaat sebelum kota ini jatuh ke tangan kelompok oposisi. - Musa Kusa (mantan kepala intelijen asing) Salah satu orang paling berkuasa di rezim Khadafi, Musa Kusa, sempat membelot selama sebulan dan terbang ke Inggris melalui Tunisia. Kini, Kusa yang dikenal sebagai salah satu kepala bidang keuangan dan pendukung Revolusi Libia, tinggal di Qatar. Kusa pernah menjadi kepala intelijen Libia sejak tahun 1994 hingga 2009, ketika diangkat menjadi Menteri Luar Negeri hingga ia membelot. Investigasi yang dilakukan oleh BBC Panorama mengungkapkan bahwa ia pernah menyiksa tahanan dan terlibat dalam pembantaian penjara Abu Salim di tahun 1996 yang menewaskan lebih dari 1.200 orang. Ia membantah tudingan itu dan selalu menyatakan bahwa dia tidak mengetahui siapa yang bertanggung jawab dalam pengeboman Lockerbie tahun 1988. [Non-text portions of this message have been removed]
