http://www.analisadaily.com/news/read/2012/10/22/82679/dinas_syariat_islam_bubarkan_pertunjukan_keyboard/#.UIR5qteI684

      Dinas Syariat Islam Bubarkan Pertunjukan Keyboard
     
      Langsa, (Analisa). Tim anti maksiat yang terdiri dari Dinas Syariat Islam 
(SI), Wilayatul Hisbah (WH), polisi militer, dan Satuan Polisi Pamong Praja 
(Satpol PP) Langsa, membubarkan pertunjukan hiburan organ tunggal (keyboard) di 
Gampong Alue Merbau, Kecamatan Langsa Timur, Sabtu (20/10).
      Namun, terjadi kericuhan saat pembubaran aksi ini. Seorang pemuda 
melakukan aksi kekerasan. Akibatnya, seorang petugas WH terkena lemparan botol 
minuman keras dan batu sehingga dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat Rumah 
Sakit Umum Daerah (IGD RSUD) Langsa.

      Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif MM, kepada 
wartawan membenarkan adanya kerusuhan saat pembubaran pertunjukan hiburan itu.

      Menurutnya, para penonton yang terdiri dari pemuda-pemudi yang diduga 
dalam keadaan sudah mabuk berat menyerang tim anti maksiat dimaksud dengan 
melemparkan botol dan batu. 

      "Akibatnya, seorang petugas WH, menderita luka bocor di kepala, dan malam 
itu juga dilarikan ke IGD untuk mendapatkan perawatan medis," ujarnya seraya 
mengatakan, pertujukan itu berlangsung hingga pukul 24.00 WIB. 

      Menurutnya, pertunjukan itu menampilkan penyanyi perempuan berpakaian 
seksi yang ditonton hampir seratusan orang. Bahkan, di hadapan anak-anak biduan 
ini bergoyang yang juga diikuti anak-anak.

      Diungkapkan, saat pertunjukan berhasil dibubarkan, dan biduan pun telah 
turun panggung, tim anti maksiat langsung dikepung dan dilempari botol miras, 
batu dan benda keras lainnya. Tim ini pun terus dikejar ratusan orang yang 
diduga sudah mabuk berat. 

      Bahkan, anggota WH terus dikejar hingga ke kompleks MUQ Langsa di Gampong 
Alue Pineung kecamatan yang sama. Sedangkan, mobil patroli WH berhasil 
diselamatkan dari amukan massa.

      "Saat itu, saya nyaris dikeroyok massa karena tidak sempat lari, 
sementara personel WH dan seorang anggota POM berhasil menyelamatkan diri dalam 
kepungan," ujarnya. 

      Saat pihaknya meminta bantuan Satpol PP, ternyata rombongan ini dihadang 
di Alue Pineung dan dilempari batu oleh massa yang sama. Personel Satpol PP 
akhirnya menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam kompleks MUQ.

      Akhirnya, tim berhasil dijemput personel Polres Langsa untuk diamankan. 
(dir) 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke