http://www.harianterbit.com/2012/10/28/ribuan-warga-di-lampung-terlibat-bentrok-tiga-tewas/
Minggu, 28 Oktober 2012 20:43 WIB Polisi Masih Damaikan Dua Kelompok Ribuan Warga di Lampung Bentrok, Tiga Tewas Maghfur — HARIAN TERBIT LAMPUNG—Peringatan Hari Sumpah Pemuda ternyata tak membuat para pemuda menjadi bersatu. Mereka malah terlibat bentrok, saling serang yang mengakibatkan tiga warga tewas menjadi korban dalam perang antar kampung di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Lampung Selatan. Bentrokan yang melibatkan ribuan warga ini pecah hanya gara-gara soal rebutan cewek. Rumornya, ada seorang gadis warga Desa Agom yang dilecehkanm oleh pemuda desa Balinuraga, pada Sabtu (27/10) malam. Esoknya (Minggu 28/10) warga Agom hendak meminta pertanggungjawaban atas pelecehan itu. Rupanya Warga Agom justru diserang oleh warga Balinuraga. Tak jelas siapa yang memprovokasi tiba-tiba ribuan orang terlibat siang tadi yang membuat tiga orang kehilangan nyawa. “Semua korban tewas berasal dari Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan,” tegas Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Lampung Ajun Komisaris Besar Sulistyaningsih, Minggu (28/10). Ketiga korban masing-masing Marhadan bin Samsinur, 35 tahun, warga Dusun Jembatan Besi Desa Gunung Terang, Jahiya bin Abdullah Lalung, 30 tahun, warga Desa Jati Permai, dan Alwi Nazar bin Solihin, 35 tahun, warga Dusun Sukaraja, Desa Tajimalela, Kecamatan Kalianda Lampung. Hingga berita ini diturunkan sekitar sekitar pukul 20.30 WIB situasi disekitar lokasi bentrokan masih mencekam. Ratusan aparat bersenjata lengkap dari polisi dan TNI dikerahkan untuk mencegah bentrokan lebih membesar. Saat ini kepolisian telah memisahkan kedua kelompok massa. “Sedang diupayakan perdamaian antar kedua kelompok,” kata Ajun Komisaris Besar Sulistyaningsih Selain meminta tiga nyawa manusia, bentrokan di Hari sumpah Pemuda juga mengakibatkan lima rumah warga dan sebuah toko sembako dibakar. Keteangah yang diperoleh, situasi Desa Balinuraga masih mencekam. Warga masih berjaga-jaga dengan senjata tajam dan senjata api rakitan. [Non-text portions of this message have been removed]
