Dana DAK Dispendik senilai 1.4 Milyar Di Barito Kuala Kalimantan Selatan, Rawan 
Dikorupsi

Kalimantan, MAJALAH-GEMPUR. Com. Pengadaan TIK (komputer, hardware software) 
sebesar Rp. 1,4 Milyar yang dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas 
Pendidikan sebagaimana dalam LPSE Barito Kuala, rawan Dikorupsi. 

Untuk itu panitia pengadaan, PPK (pejabat pembuat komitmen) dan para 
pejabat di kabupaten Barito Kuala untuk waspada, agar para pejabat 
Barito Kuala tidak terjerat hukuman korupsi. Demikian himbauan yang 
disampaikan Koordinator LSM Bumi Seribu Sungai: Rony NP dalam suratmua 
yang disampaikan Bupati Barito Kuala, Kalimantan Selatan dan instansi 
terkait dan diterima MAJALAH-GEMPUR. Com Jum’at (26/10). Informasi 
pemenang lelang: http://222.124.183.58/eproc/lelang/pemenang/71270

Menurut Rony, Kewaspadaan diperlukan, agar dalam penerimaan barang 
tidak tertipu, sehingga tidak terkena tindak pidana korupsi. Untuk itu 
barang yang dikirim kesekolah-sekolah, jangan terburu-terburu bahwa 
barang sudah diterima dinyatakan lengkap, sudah sesuai spesifikasi yang 
diatur dalam permendiknas tentang DAK Pendidikan maupun spesifikasi 
dalam dokumen pengadaan serta bisa berfungsi.

Untuk itu sebelum
 barang dinyatakan lengkap, sudah sesuai spesifikasi yang ditentukan dan
 bisa berfungsi, maka perlu diperiksa dengan teliti. karena ada indikasi
 bahwa jumlah dan spesifikasi barang tidak sesuai dengan jumlah dan 
spesifikasi yang ditentukan.

Jika tidak diteliti dengan seksama
 tentunya, jika sudah terlanjur dibayar memakai uang negara, sedangkan 
barang yang dikirim ternyata tidak sesuai dalam jumlah dan kualitasnya, 
bisa ada tuduhan bahwa para pejabat di Barito Kuala melakukan korupsi 
berjamaah. Dan jika penyedia barang setelah dibayar tentunya akan sulit 
dimintai pertanggung-jawaban.

Hal yang perlu diperiksa Menurut 
Rony NP sesuai surat yang diterima MAJALAH-GEMPUR. Com adalah: Apakah 
hardware (komputer, laptop, printer dll) memang benar-benar sudah sesuai
 dengan jumlah dan spesifikasi yang ditentukan.

Sebagai 
ilustrasi, saat ini diberitakan berbagai media bahwa beredar printer HP 
type 1000s yang antara isi dan kemasan tidak sama spesifikasinya. Apakah
 software baik itu software dari microsof memang benar-bemar asli dan 
sesuai ketentuan.

Demikian juga software pembelajaran perlu 
diperiksa dan di-uji coba, apakah sudah sesuai jumlah dan 
spesifikasinya. Dan apakah memang bisa berfungsi. Karena saat ini ada 
indikasi beredar software pembelajaran yang ternyata banyak isinya yang 
tidak sesuai spesifikasi yang ditentukan

Pengadaan alat peraga 
siswa sebesar Rp. 2,37 Milyar yang dibiayai oleh DAK Pendidikan 
sebagaimana dalam LPSE Barito Kuala juga patut dicurigai. Dimana 
penyedia barang adalah CV Andalanku, yang beralamat di Jl. Jemur sari 
No.203 Blok B No. 15, Surabaya, Jawa Timur.

Karena ada indikasi
 barang yang dikirim tidak sesuai dalam jumlah dan spesifikasi yang 
ditentukan. Apalagi terlihat dalam proses pengadaan, dimana peserta lain
 dinyatakan tidak layak dijadikan sebagai penyedia barang, dengan alasan
 tidak mempunyai syarat- syarat tertentu. Padahal CV andalanku juga 
tidak mempunyai syarat- syarat tertentu tersebut.

Dan 
kualitasnya perlu diperiksa dan perlu diuji coba, apakah berfungsi atau 
tidak. Sebagai Ilustrasi, dalam peraga pendidikan untuk siswa, misalnya 
untuk cermin banyak yang bukan diberi cermin, tapi hanya potongan 
triplek yang ditempeli kertas mengkilat seolah seperti cermin. Dan dalam
 alat peraga yang berbentuk cerminparabola untuk fungsi memanaskan air, 
ternyata hanya bentuknya saja parabola pemanas air, tapi tidak 
berfungsi, karena memang dibuat dari bahan dan secara asal-asalan

Kewaspadaan ini menurunya perlu diterapkan, karena sebenarnya 
perusahaan CV Andalanku dan CV Cahaya Anugerah, meski berbeda alamat 
adalah milik orang-orang yang sama. Mereka adalah anak buah dari mafia 
pendidikan Liauw Inggarwati.

Untuk dicek kebenaran informasi 
ini, silahkan para pejabat Barito Kuala menghubungi pemilik-pemilik dua 
perusahaan itu: Kus Bachrul ; HP: 08165409271 ; 087839913133. Dwi Enggo 
Tjahjono ; HP: 08121677974 ; 087839913140. Nur Hidayati (istri Kus 
Bachrul) ; HP: 081231610974. (eros).

http://www.majalah-gempur.com/2012/10/dana-dak-dinpendik-14-milyar-barito.html

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke