Ref: Akan dibantu dengan mengirim pasukan lempar batu sembunyi tangan  seperti 
Laskar Jihad  yang disponsor oleh SBY dan konco-konco ke Sulawesi Tengah dan 
Maluku? 

http://www.suarapembaruan.com/home/indonesia-janji-bantu-myanmar-atasi-kasus-rohingya/27120

Indonesia Janji Bantu Myanmar Atasi Kasus Rohingya
Selasa, 20 November 2012 | 15:35


[PHNOM PENH] Pemerintah Indonesia berjanji membantu negara Myanmar dalam 
mengatasi konflik komunal di negara tersebut, terutama yang melibatkan warga 
Muslim Rohingya. Indonesia siap memberikan bantuan rehabilitasi dan membangun 
kesejahteraan warga Rohingya akibat konflik yang terjadi beberapa waktu lalu.  

Tawaran bantuan itu disampaikan langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 
(SBY) kepada Presiden Myanmar Thein Sein dalam pertemuan bilateral di Phnom 
Penh, Kamboja, Selasa (20/11) siang. Hadir mendampingi SBY antara lain Menko 
Polhukam Djoko Suyanto, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, perwakilan anggota 
Komisi I DPR Tantowi Yahya, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Duta Besar RI untuk 
Amerika Serikat Dino Patti Djalal, dan Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan 
Internasional Teuku Faizasyah.   

Tidak seperti Amerika Serikat yang langsung mengajukan angka bantuan US$ 170 
juta dollar dalam dua tahun, Indonesia masih harus mempelajari berapa besaran 
angka bantuan kemanusiaan yang akan diberikan kepada tetangganya di ASEAN itu.  
 

“Presiden Thein menyambut baik uluran tangan Indonesia itu. Bahkan mengundang 
pak SBY untuk datang ke Myanmar, awal tahun depan,” kata Faizasyah usai 
pertemuan.   

Faiz menjelaskan pada pertemuan itu, Presiden SBY meminta pemerintah Myanmar 
agar menyelesaikan konflik tersebut serta mengelolanya supaya tidak menjadi 
konflik yang berkepanjangan.   

Menanggapi permintaan tersebut, Presiden Thein menjelaskan akan melakukan 
rekonstruksi besar-besaran yang melibatkan dana miliaran dollar AS. Ia terbuka 
bagi siapapun untuk melihat apa yang terjadi pada warga Rohingya yang berada di 
negara bagian Rakhine, Myanmar.   

Menurut Thein, masalah Rohingya bukan konflik agama atau suku, tetapi 
semata-mata sebagai konflik komunal. Kebetulan ada pihak-pihak tertentu yang 
memprovokasi dan memanfaatkan kasus tersebut.   

“Presiden Thein mengatakan bukan konflik agama, tetapi masalah komunal. Itu 
akibat adanya kelakuan pihak-pihak tertentu yang berkepentingan," kata Thein 
seperti dikutip Teuku.   

Atas penjelasan itu, Presiden SBY memahami persoalan yang terjadi. Menurut SBY, 
Indonesia juga pernah mengalami hal serupa dengan Myanmar beberapa tahun lalu. 
Selain masalah Rohingya, kedua pemimpin juga membahas mengenai peningkatan 
kerja sama ekonomi dan dukungan Indonesia terhadap proses transformasi di 
Myanmar.

Indonesia melihat proses transformasi di Myanmar sudah dalam jalur (track) yang 
benar. pemerintah Myanmar berharap Indonesia bisa berinvestasi lebih besar lagi 
di Myanmar guna menciptakan lapangan kerja dan membuka akses lainnya. Myanmar 
mengapresiasi pemerintah Indonesia yang pada masa sulit untuk bertranformasi, 
Indonesia secara konsisten memberikan dukungan kepada Myanmar. [R-14]  


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke