Ref: Tahukah Anda  negeri-negeri mana yang telah atasi kemiskinan dengan 
ekonomi syariah?

http://www.analisadaily.com/news/read/2012/11/24/89587/ekonomi_syariah_solusi_atasi_kemiskinan/#.ULBxLYaaHBo

      Gus Irawan Silaturahmi dengan Masyarakat Deliserdang

      Ekonomi Syariah Solusi Atasi Kemiskinan 

      (Analisa/amirul khair). Cagubsu Gus Irawan Pasaribu berdialog dengan 
salah seorang pedagang di Pasar Batangkuis, Deliserdang, Jumat (23/11).

      Batangkuis, (Analisa). Ekonomi syariah merupakan sistem bersumber dari 
Alquran dan Hadis yang dipastikan terbaik dan semestinya tidak ada ruang debat 
untuk menggugatnya. Sistem terbaik ini merupakan solusi bagi kemiskinan umat 
terlebih di Indonesia dengan penduduk muslim terbanyak di dunia.
      Demikian dikatakan Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) H Gus Irawan 
Pasaribu pada dialog dengan puluhan perwakilan masyarakat se-Deliserdang di 
kawasan kuliner dan budaya Kampoeng Niaga, Kota Batangkuis, Kecamatan 
Batangkuis, Jumat (23/11).

      Menurutnya, sistem ekonomi syariah mampu memberikan solusi terhadap 
permasalahan umat. Fakta ini terbukti tatkala ekonomi kapitalis dan liberal 
tidak mampu bertahan diterpa krisis global.

      Tahun 1998 lalu Indonesia dilanda krisis moneter dan berdampak terhadap 
multikrisis lainnya sehingga rakyat Indonesia merasakan kesulitan. Tahun 2008 
krisis ekonomi global melanda dunia dipicu krisis di Amerika Serikat yang 
dikenal sangat kuat dengan sistem ekonomi kapitalis dan liberal.

      Krisis global tersebut menyebabkan runtuhnya dominasi ekonomi kapitalis 
dan liberal sekaligus membuktikan bahwa kedua sistem ekonomi tersebut bukan 
yang terbaik. Sistem ekonomi syariah ternyata menjadi solusi sehingga sudah 
saatnya umat Islam kembali kepada sistem ekonomi syariah lewat pemberdayaan 
sektor kerakyatan.

      Gus yang juga Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Sumut menilai, jaminan 
bahwa ekonomi syariah sebagai solusi umat dapat dipastikan dan akan mampu 
mengeluarkan umat Islam dari lingkaran kemiskinan

      "Selain bersumber langsung dari Allah swt yakni Alquran dan Hadis, sistem 
ini memiliki instrumen yang sangat lengkap" tandasnya.

      Salah satu instrumen tersebut melalui zakat yang bila dikelola secara 
baik dan profesional akan memberikan manfaat kepada umat baik disalurkan secara 
konsumtif maupun produktif.

      "Potensi zakat umat Islam di Indonesia bisa lebih banyak dari Rp21 
triliun per tahun. Dengan angka tersebut tentu sudah jutaan umat Islam yang 
akan tertolong" ungkapnya.

      Gus mengajak umat Islam untuk benar-benar kembali kepada sistem ekonomi 
syariah yang terbukti menjadi solusi umat dalam menanggulangi kemiskinan serta 
mengimbau agar kesadaran mengeluarkan zakat dilakukan dan dikelola secara 
profesional terlebih dijalankan secara amanah.

      Mampu Bertahan

      Sementara Praktisi ekonomi kerakyatan yang juga Pemimpin Umum Dirgantara 
Group H OK Khaidar Aswan menilai, ekonomi kerakyatan terlebih berbasis syariah 
terbukti mampu bertahan dan menyelamatkan ekonomi nasional di Indonesia dari 
terjangan krisis ekonomi tahun 1998 lalu.

      Pemikiran Gus Irawan Pasaribu terkait ekonomi syariah menjadi solusi umat 
keluar dari kemiskinan tidak bisa dipungkiri. 

      Sistem ekonomi syariah telah memberikan proteksi terhadap praktek-praktek 
yang merugikan pihak lain seperti ekonomi kapitalis dan liberal yang tidak 
memberikan keseimbangan ekonomi.

      "Tidak ada jalan lain, kita harus kembali kepada ekonomi berbasis syariah 
dan menghidupkan sektor perekonomian kerakyatan" tandasnya.

      Sebelumnya, Gus Irawan dalam kunjungan silaturahim dengan masyarakat 
se-Deliserdang melakukan salat Jumat di masjid Jamik Alrasyid dan meninjau 
serta beramahtamah dengan pedagang di Pasar Batangkuis.

      Para pedagang yang disapa sedikti terkejut namun memanfaatkan 
kedatangannya untuk bersalaman, berdialog, menyampaikan permasalahan yang 
mereka hadapi sampai janji memilih dirinya pada pelaksanaan Pemilihan Gubsu 7 
Maret 2013 mendatang.

      Gus Irawan Pasaribu yang tampil elegan dan kharismatik terlihat ramah dan 
berupaya mengakrabkan diri tanpa memberikan janji muluk namun bertekad 
merealisasikan visi bersama calon wakilnya H Soekirman mewujudkan masyarakat 
Sumut Sejahtera.

      Selain masyarakat se-Deliserdang, turut hadir Direktur Dirgantara Group 
Hj Nurmah, Wakil Ketua MABMI Deliserdang H Djmauddin, Sekretaris M Idris, Tokoh 
masyarakat Deliserdang Zulkfili Barus, tokoh adat Tengku Azahari gelar Datuk 
Setia Santun negeri Serbajadi serta dan tokoh agama juga pemuda. (ak)  


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke