Rabu, 28 November 2012
* Istri Meninggal Karena Tak Dapat Pesawat, 3 Maskapai Digugat
Istri Meninggal Karena Tak Dapat Pesawat, 3 Maskapai Digugat
* Oleh: Sri Anindiati Nursastri - detikTravel
* Rabu, 28/11/2012 12:13 WIB
* Komentar: 4
Vilma, wanita yang meninggal karena tak kunjung dapat pesawat (globalgrind.com)
Budapest - Vilma (56), wanita obesitas dengan berat 193 kg meninggal di
Hungaria karena tak kunjung dapat pesawat ke kota
asalnya, New York. Sang suami, Janos Soltesz pun menggugat 3 maskapai
yang tak mau mengangkut Vilma.
Vilma mengidap komplikasi ginjal
dan diabetes sehingga kadar air di tubuhnya meningkat. Ia hanya punya 1
kaki, dan menggunakan kursi roda, seperti yang diberitakan detikTravel
kemarin, di sini.
Selama
33 tahun menikah dengan Janos Soltesz, ia sering traveling ke Hungaria
untuk liburan sejenak di vila pedesaan milik mereka. Terakhir, mereka
berangkat liburan dari kota asalnya yakni New York pada 17 September
2012.
Karena kondisi Vilma yang memburuk, Soltesz memutuskan
untuk kembali ke New York lebih cepat. Tapi selama beberapa hari, mereka
tertahan di Hungaria karena 3 maskapai yang dipesan tak mau mengangkut
Vilma. Vilma pun meninggal pada 24 Oktober 2012 dan dimakamkan di
Hungaria.
Soltesz sedih luar biasa. Lewat pengacaranya, ia
menggugat ketiga maskapai tersebut yakni KLM, Delta Airlines, dan
Lufthansa sebesar US$ 6 juta.
"Ia (Soltesz) ingin tahu kenapa
istrinya harus mati karena maskapai-maskapai itu tidak mau kerepotan
(mengangkut Vilma)," kata pengacara Soltesz, Ostrov-Ronai seperti
dilansir News Australia, Rabu (28/11/2012).
Lanjut pengacara itu,
sangat jarang penumpang mendapatkan diskriminasi yang lebih dari
penghinaan atau cacat psikologis. Tapi kali ini, tindakan diskriminatif
dari maskapai itu menyebabkan sesuatu yang lebih serius yakni kematian
Vilma.
Ketiga maskapai tersebut yaitu KLM, Delta Airlines, dan
Lufthansa mengaku tidak bisa mengangkut Vilma karena bangku atau
seatbelt yang tak muat, tak cukupnya ruang di dalam pesawat, juga
mengganggu mobilitas penumpang lainnya.
"Yang kami (saya dan
Vilma) inginkan hanya kembali ke rumah untuk memberinya perawatan," kata
Soltesz, seorang penjaga keamanan Staten Ferry Island di New York.
"Saya sendiri sekarang. Kemanapun saya pergi, saya pergi sendirian. Saya
sangat rindu padanya."
http://tionghoanet.blogspot.com
http://adsensetravel.blogspot.com
[Non-text portions of this message have been removed]