Ref: Baru  mau bicara belum action sudah pasang kondom, itu artinya sedia 
payung sebelum hujan. hehehehehe

http://www.hidayatullah.com/read/26145/01/12/2012/menkes:-hiv-meluas,-baru-ngomong-kondom-sudah-didemo.html


Menkes: HIV Meluas, Baru Ngomong Kondom Sudah Didemo 


       
     
     
Sabtu, 01 Desember 2012 


Hidayatullah.com--Kasus HIV AIDS di Indonesia secara kumulatif mencapai 120.000 
orang sejak 1997 sampai September 2012 dan penyebrannya semakin meluas di 33 
provinsi dan 341 kabupaten/kota, lapor BBC Indonesia (1/12/2012)

Jumlah perempuan yang terinfeksi HIV sekitar 35 persen, dan cenderung mengalami 
peningkatan. “Dari perempuan yang dilaporkan HIV positif lebih banyak ibu rumah 
tangga dibandingkan PSK (Pekerja Seks Komersial), ini mereka korban karena 
mereka tidak perilaku berisiko, dan menggunakan narkoba tapi tertular dari 
suaminya,” jelas Nafsiah kepada BBC Indonesia.

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan peningkatan terjadi karena kurangnya 
pemakaian kondom di kelompok yang berisiko seperti pekerja seks PSK.

"Prevalensi pada PSK perempuan, laki-laki, waria itu meningkat, ini 
mengkhawatirkan, dan salah satu penyebabnya karena penggunaan kondom yang 
kurang," kata Nafsiah kepada BBC Indonesia.

Kementerian kesehatan menyebutkan jika pencegahan tidak dilakukan diperkirakan 
kasus baru HIV bisa mencapai 76.000 per tahun.

Jumlah orang dengan AIDS sampai September 2012 mencapai 3.541 orang, turun dari 
tahun sebelumnya yang mencapai 6.187 orang. Sementara jumlah pengidap HIV turun 
dari 21.031 orang menjadi 9.883 orang.

Menteri Kesehatan menyebutkan sekitar 10 persen pekerja seks perempuan sudah 
terinfeksi, dan karena mereka tak bisa memaksa pelanggan untuk menggunakan 
kondom.

“Tidak seperti Thailand no kondom no sex, Indonesia belum bisa memaksakan 
penggunaan kondom, saya baru ngomong kondom saja sudah didemo, tetapi ini harus 
dilakukan untuk melindungi kaum perempuan,” kata Nafsiah.

“Laki-laki dia pergi beli seks dan penyakitnya tidak pusing, lalu dia 
menularkan kepada perempuan lain, bahkan kepada istrinya sendiri,” imbuhnya.

Kampanye penggunaan kondom sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran HIV 
AIDS di Indonesia menjadi perdebatan tajam, terutama kampanye penggunaan kondom 
yang dianggap sebagai sebagai bentuk dukungan terhadap seks bebas dan 
melegalkan lokalisasi.

Ketua MUI Amidhan mengatakan kampanye penggunaan kondom dikhawatirkan akan 
disalahgunakan untuk perzinahan.

“Dikhawatirkan digunakan tidak sebagaimana mestinya kan untuk kontrasepsi dan 
jika ada kampanye seperti ini nanti akan digunakan bukan untuk suami istri dan 
menyuburkan pelacuran,” kata Amidhan kepada BBC Indonesia, Sabtu (1/12/2012).

Amidhan mengatakan pencegahan penularan Aids dapat dilakukan dengan pendekatan 
agama dan moral. “Kita supaya mencegah dari motivasi dirinya, sebab kalau 
dengan cara kampanye kondom artinya orang boleh terus melakukan tindakan yang 
mendekatkan ke penyakit HIV,” tambah Amidhan.

Menurut Amidhan masih ada alternatif lain untuk pencegahan penularan HIV AIDS 
selain kampanye penggunaan kondom.

Sementara, menteri kesehatan menyatakan kampanye penggunaan kondom hanya 
dilakukan terhadap kelompok yang berisiko dan tidak untuk seluruh kalangan 
masyarakat.

“Kalau agama diyakini semua orang ya tidak akan ada pelacuran atau narkoba, 
tetapi jika sudah tertular, petugas kesehatan berkewajiban untuk pengobatan dan 
mepromosikan kondom.”

“'Kalau kembali ke agama alhamdulillah, kalau tidak yang harus pake kondom, tak 
bisa bertentangan satu dengan yang lain, karena masing-masing memiliki peranan 
yang penting,” jelas Nafsiah.

Untuk pencegahan penularan kepada pasangan , para ODHA (orang dengan HIV/AIDS) 
juga dapat memperoleh kondom secara gratis di Puskesmas.

Penyediaan layanan untuk pencegahan penularan HIV di Puskesmas diharapkan dapat 
menurunkan tingkat penyebaran HIV. Sampai 2012, baru 30 persen Puskesmas yang 
memiliki layanan pencegahan penularan HIV.

Menteri kesehatan Nafsiah Mboi menargetkan seluruh puskesmas yang ada di 
Indonesia memiliki layanan pencegahan dan penyediaan obat untuk Orang dengan 
HIV AIDS ODHA, pada tahun 2014 nanti.*


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke