REf: Siapa anak buahnya? Apa berani beraksi ataukah seperti biasa hanya gertak sambal?
http://finance.detik.com/read/2012/12/05/181157/2110424/4/sby-janji-depak-anak-buahnya-yang-terbukti-hambat-birokrasi?f9911033 SBY Janji Depak Anak Buahnya yang Terbukti Hambat Birokrasi Whery Enggo Prayogi - detikfinance Rabu, 05/12/2012 18:11 WIB Foto: Setpres Jakarta - Presiden SBY siap mendepak anak buahnya di jajaran pemerintahan jika diketahui menjadi penghambat birokrasi, terutama yang berhubungan dengan industri properti. Hal ini disampaikan SBY dalam pidatonya pembukaan Rakernas Real Estate Indonesia (REI) di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (5/12/2012). "Monitoring system ini melacak. Tracking, di mana macetnya. Bisa pusat atau daerah. Bisa pada tingkat dirjen atau daerah pada sisi birokrasi. (Hasilnya) dibuka ke publik, untuk diketahui siapa yang menghambat pembangunan di negeri ini," jelas SBY. Bahkan, diharapan pelaku usaha properti, SBY berjanji untuk menyerat oknum penghambat birokrasi tersebut. "Kalau jadi penghambat, kita 'pinggirkan' saja," tambahnya. "Saya instruksi, kalau ada hambatan internal, 'Tiga bulan. Kalau minta ini-itu'. Janganlah ada dusta di antara kita. Elemen-elemen itu angkat saja. Kalau nggak berani, kasih tahu saya," ucap SBY diiringi tepuk tangan meriah bos-bos properti se-Indonesia ini. Sebelumnya, Mantan Ketua Real Estate Indonesia (REI) Ms Hidayat, yang kini menjabat Menteri Perindustrian mengakui, inefisiensi birokrasi masih menjadi musuh utama pertumbuhan ekonomi. Pada sektor real estate, inefisiensi birokrasi terjadi kesulitan mendapatkan sertifikasi. Perbaikan yang terjadi saat ini, menurutnya masih jauh dari sempurna. Padahal dengan menghilangkan inefisiensi tersebut, Indonesia akan lebih maju dari saat ini. "Hukum masih menjadi masalah. Ada birokrasi belum tertangani dengan baik," tegasnya. [Non-text portions of this message have been removed]
