ref: Janji lama tidak ditepati, mau bikin janji baru artinya menipu sepanjang 
masa. Mendekati rakyat saja tidak mau, apalagi membuat janji yang tidak 
dijanjikan untuk ditepati. 

http://www.suarapembaruan.com/home/pemerintah-janji-prioritaskan-kesejahteraan-masyarakat-papua/27968


Pemerintah Janji Prioritaskan Kesejahteraan Masyarakat Papua
Jumat, 7 Desember 2012 | 17:48

 Wilayah Papua. [google] 



[JAKARTA] Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro menyatakan, saat ini 
pendekatan yang dilakukan pemerintah adalah pendekatan kesejahteraan dan lebih 
demokratis. 

“Disadari bahwa dibutuhkan waktu dan kestabilan keamanan untuk meningkatkan 
kesejahteraan seperti yang diharapkan oleh semua warga negara,” kata Menhan, 
saat menerima rombongan Kepala Suku dan Tokoh Agama Kabupaten Jayawijaya, 
Provinsi Papua, di Kementerian Pertahanan (Kemhan), di Jakarta, Jumat (7/12).  
Menhan Purnomo Yusgiantoro didampingi oleh Sekjen Kemhan Marsdya TNI Eris 
Herryanto

Purnomo menyatakan keinginannya untuk melakukan kunjungan ke Papua dalam rangka 
merayakan Natal bersama dan bhakti sosial.  Purnomo menjelaskan, tugas pokok 
dan fungsi Kementerian Pertahanan yaitu menjaga kedaulatan NKRI. “Pendidikan 
bela negara untuk generasi muda diharapkan dapat menjadi salah satu cara dalam 
penjagaan kedaulatan negara karena sistem pertahanan yang dianut adalah sistem 
pertahanan rakyat semesta,” katanya.

Dalam dialog tersebut, delegasi dari Papua  menginginkan adanya komunikasi yang 
lebih baik antara masyarakat dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat Papua 
dengan Pemerintah Pusat. 

Disamping itu, perwakilan dari Papua  juga meminta agar sektor pendidikan, 
kesehatan dan kesejahteraan lainnya ditingkatkan.
Rombongan Kepala Suku dan Tokoh Agama Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua yang 
berjumlah 22 orang ini berada di Jakarta selama empat hari yang diisi dengan 
kunjungan ke Kementerian Pertahanan dan Mabes TNI serta beberapa obyek 
bersejarah di Jakarta dan Bogor. Rombongan dipimpin oleh Ketua FKUB Pendeta 
Esmon. [W-12]

+++++

http://www.suarapembaruan.com/home/presiden-jangan-cuma-datang-dan-pergi-dengar-jeritan-rakyat-papua/25431



Presiden Jangan Cuma Datang dan Pergi, Dengar Jeritan Rakyat Papua
Kamis, 4 Oktober 2012 | 10:13


[JAYAPURA] Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang akan membuka Raimuna 
Nasional (Rainas) Gerakan Pramuka  Tahun 2012 , yang dilaksanakan tanggal 5-15 
Oktober di Bumi Perkemahan Waena, diharap tidak cuma datang dan kemudian 
kembali ke Jakarta tanpa berdialog dari hati ke hati dengan rakyat Papua. 

Ketua  Komisi E DPR Papua, Kenius Kogoya kepada wartawan, Rabu (3/10) malam, 
mengatakan, hendaknya Presiden menyisihkan waktu kepada rakyat Papua, jangan 
hanya datang dan pergi saja.  

Selama ini rakyat Papua meminta dialog dengan  Presiden Susilo Bambang 
Yudhoyono. “Kami tidak langsung dialog, tapi tidak salahkan bertemu dulu dengan 
rakyat 1 hingga 2 menit. Bertemu dulu dan  dengar apa yang dikatakan rakyat 
secara langsung,” katanya. 

Presiden, kata dia, bisa kemana saja di berbagai daerah di Indonesia,  
hendaknya juga ia lakukan kepada rakyat Papua.  

“Di berbagai daerah kunjungannya, Presiden terlihat santai dan enjoy.  Nah 
pertanyaannya, kenapa kepada Papua tidak bisa. Apakah memang Presiden tidak 
mampu  menghadapi orang Papua atau Presiden merasa takut bertemu dengan orang 
Papua. Saya pikir tidak. Kita semua sama sebagai warga negara  dan juga 
memiliki hak yang sama. Presiden  harus mendengarkan aspirasi rakyatnya,” 
katanya. 

Sementara itu, Panglima Kodam XVII Trikora, Mayjend Muhammad Erwin Syafitri 
mengatakan,  pihaknya siap mengamankan jalannya Raimuna Nasional (Rainas) 
Gerakan Pramuka  Tahun 2012  yang dilaksanakan tanggal 5-15 Oktober di Bumi 
Perkemahan Waena. 

"Kami siap mengamankan jalannya Raimuna dan siapapun yang datang," ujarnya usai 
melakukan ziarah di Taman Makam Pahlawan, Kamis (4/10) pagi. [154]


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke