ref: Harian Analisa 18/12/2012 menulis ;”Malaysia dan Indonesia Jadi Juara 
Kasus "Suap-Menyuap" 2012. Apakah keberangkatan SBY  ke Malaysia untuk menerima 
piala suap menyuap 2012? Ataukah keberangkatannya ini untuk membicarakan 
strategi bersama  guna mempertahankan kejuaran tsb pada tahan 2013t?  Selain 
apakah masalah TKI/TKW di Malaysia akan dibicarakan ataukah masalah Habibie?

http://www.presidenri.go.id/index.php/fokus/2012/12/18/8605.html

Selasa, 18 Desember 2012, 13:03:38 WIB
Presiden SBY Bertolak ke Malaysia

 
Dilepas Wapres Boediono, Presiden SBY bertolak menuju Malaysia dari Pangkalan 
TNI-AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (18/12) siang. (foto: 
edityawarman/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertolak menuju Kuala Lumpur, 
Malaysia, Selasa (18/12), menggunakan pesawat khusus kepresidenan A330-300 
milik Garuda, yang lepas landas dari Pangkalan Udara TNI-AU Halim 
Perdanakusuma, Jakarta, pukul 13.00 WIB. Kunjungan kerja ini untuk menghadiri 
Konsultasi Tahunan ke-9 Indonesia-Malaysia.

Selama di Malaysia, Presiden SBY dijadwalkan melakukan pertemuan empat mata 
dengan Perdana Menteri Malaysia Mohammad Najib Tun Razak. Setelah itu, SBY dan 
Najib akan memimpin Konsultasi Tahunan ke-9 yang diikuti menteri dan pejabat 
tinggi terkait dari kedua negara.

Pada 19 Desember, Presiden meninggalkan Malaysia menuju New Delhi, India. Di 
ibukota India tersebut, Presiden akan menghadiri acara sesi pleno KTT ke-20 
ASEAN-India. Selain itu, SBY juga diagendakan bertemu dengan perwakilan peserta 
Simposium Internasional 2012 Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia).

Penerbangan Jakarta-Kuala Lumpur akan ditempuh dalam waktu 2 jam. Presiden 
diperkirakan tiba di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur pada pukul 16.00 
waktu setempat. Terdapat perbedaan waktu, yaitu Kuala Lumpur satu jam lebih 
cepat dari Jakarta.

Mendampingi Presiden SBY dalam kunjungan kerja ke Malaysia ini, antara lain, 
Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menlu Marty Natalegawa, Mendagri Gamawan Fauzi, 
Menhan Purnomo Yusgiantoro, Mendag Gita Wirjawan, Seskab Dipo Alam, Menperin MS 
Hidayat, Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo, Menakertrans 
Muhaimin Iskandar, Mensos Salim Segaf Al Jufri, dan Mendikbud Mohammad Nuh. 
(yor) 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke