REf:  Siapa yang mau menggangu keamanan? Apakah ada faedahnya dengan NKRI kalau 
setelah 67 tahun yang disebut merdeka  harus dipakai tentara dan polisi tambah 
kapal perang untuk menjaga keamanan perayaan ibadah hari raya kaum minoritas?

http://www.analisadaily.com/news/read/2012/12/22/96047/wali_kota_manado_ajak_ormas_amankan_natal/#.UNiMUncjqVs

      Sabtu, 22 Des 2012 16:27 WIB


      Wali Kota Manado ajak ormas amankan Natal 
      Manado (ANTARA News) - Wali Kota Manado Vicky Lumentut mengajak 
organisasi massa (Ormas) di Manado, ikut menjaga keamanan Natal.
      "Mari kita buktikan kalau Manado tetap aman seperti dulu," kata Lumentut, 
di Manado, Sabtu. 

      Lumentut mengatakan, Manado dikenal sebagai kota "torang samua basudara" 
di mana-mana, maka harus terus dipertahankan, apalagi pada saat perayaan hari 
raya keagamaan seperti ini. 

      Lumentut juga mengingatkan agar seluruh warga Manado, terutama ormas, 
agar ikut mewaspadai imbas masalah Poso, jangan sampai masuk ke kota ini, agar 
tak merusak suasana Manado. 

      "Walaupun hal tersebut sama sekali tak memperngaruhi kota ini, namun 
harus tetap diwaspadai, agar Manado tetap aman," kata Lumentut. 

      Lumentut menambahkan, jika Manado aman, maka investasi akan tumbuh subur, 
dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat. 

      Dandim 1309/Manado Yudianto Putrajaya mengatakan TNI siap membantu 
mengamankan kota ini, dan menghadang segala upaya oknum-oknum tak 
bertanggungjawab mengacaukan Manado. 

      Putrajaya sebagai salah satu pembina Ormas di Manado, mengajak untuk ikut 
menjaga keamanan dan kenyamanan kota, terutama pada saat perayaan Natal nanti. 

      Ormas Manado seperti Bela Eksistensi Tanah Air (BETA), Pemuda Pancasila, 
Brigade Manguni, FKPPI, Waraney dan BKPRM, semuanya menyatakan siap dan 
menjamin keamanan kota Manado menjelang dan saat pelaksanaan Natal 2012 dan 
Tahun Baru 2013.

      +++++

      
http://www.analisadaily.com/news/read/2012/12/22/96043/amankan_natal_tni_al_di_bali_datangkan_kapal_perang/#.UNiNGHcjqVs

            abtu, 22 Des 2012 16:08 WIB
            Amankan Natal, TNI AL di Bali datangkan kapal perang 
            Denpasar (ANTARA News) - Pangkalan TNI AL Denpasar mendatangkan 
beberapa kapal perang dari Surabaya untuk membantu pengamanan di Bali menyambut 
Natal dan Tahun Baru.
            "Yang didatangkan dari Surabaya, ada KRI Untung Surapati dan Ahmad 
Yani, dan ditambah kapal patroli kita yang ada di sini," kata Komandan Lanal 
Denpasar, Kolonel Laut (P) I Wayan Suarjaya, di Denpasar, Sabtu.

            Menurut dia, kapal perang tersebut sudah tiba beberapa hari lalu di 
Bali dan sengaja disiapkan dengan harapan perayaan Natal dan Tahun Baru 
berjalan dengan lancar dan aman.

            "Anggota kami juga akan melakukan patroli di jalur-jalur tikus dan 
daerah rawan, anggota kami di sana ada di beberapa pos untuk melaksanakan 
pengawasan di titik-titik rawan itu," ucapnya.

            Pihaknya juga mewaspadai dan memperketat pengawasan di Pelabuhan 
Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang yang menghubungkan Pulau Bali dan Jawa, juga 
di Pelabuhan Padangbai-Lembar yang menghubungkan Pulau Bali dengan Lombok.

            Sementara untuk personel yang akan diterjunkan, lanjut Suarjaya, 
jumlahnya sekitar 100-an tentara. "Sampai saat ini belum ada potensi ancaman 
gangguan keamanan di laut kita dan mudah-mudahan sampai ke depan tidak ada," 
ujarnya.

            Walaupun sejauh ini Bali aman, pihaknya tetap akan mewaspadai 
terhadap menyusupnya teroris dan di saat patroli laut, jika ditemukan ada yang 
mencurigakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan.

            Sementara itu, sebelumnya Kepolisian Daerah Bali akan mengerahkan 
3.054 personel gabungan, terdiri dari sekitar 1.700 petugas Polri, didukung 
aparat TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait sekitar 1.300 orang untuk 
mengamankan Hari Raya Natal dan tahun baru.

            Menurut Kepala Kepolisian Daerah Bali Inspektur Jenderal Budi 
Gunawan sasaran pengamanan akan terkonsentrasi di beberapa tempat di antaranya 
sejumlah gereja, jalan-jalan protokol, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, 
tempat pariwisata, serta jalur lalu lintas lain yang pada puncaknya akan 
terjadi pada malam pergantian tahun.

            Pihaknya juga telah menyiapkan 32 pos pengamanan dan pelayanan 
selama perayaan Natal dan tahun baru. Operasi Lilin 2012 tersebut dijadwalkan 
akan berlangsung selama sepuluh hari mulai 23 Desember 2012 hingga 1 Januari 
2013 

     


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke