Ref: Kalau hampir mustahil parpol bersih dar korupsi, berarti yang akan dipilih 
 dalam Pemilu  adalah anggota partai-patai yang itu-itu juga yang berkaca suci 
tetapi kotor seperti sungai Ciliwung.  Jayalah rezim Neo-Mojopahit!!!

http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/12/12/29/mfsa0x-hampir-mustahil-parpol-bersih-dari-korupsi

Hampir Mustahil Parpol Bersih dari Korupsi 
Sabtu, 29 Desember 2012, 15:24 WIB
wordpress.com
Korupsi (ilustrasi).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai politik (parpol) dan tindak pidana korupsi 
bukan fenomena baru. Biaya politik yang semakin tinggi membuat praktik korupsi 
yang dilakukan kader partai dengan memanfaatkan jabatannya sulit dibendung.
“Sulit berharap pada parpol agar tidak korupsi. Apalagi menjelang musim pemliu 
yang belum memiliki aturan kuat mengenai transparasi keuangan parpol ,” kata 
Pengamat Politik dari The Indonesian Institute, Hanta Yuda, saat dihubungi 
Republikadi Jakarta, Sabtu (29/12).

Praktik korupsi yang dilakukan kader partai melalui pemanfaatan jabatan di 
kementerian atau lembaga pemerintah, menurutnya akan terus terjadi. Termasuk 
mengandalkan DPR agar memonitor penyalahgunaan APBN. 

Begitu pula bila hanya mengandalkan pengawasan pada pejabat kementerian melalui 
Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4).

“Presiden SBY sudah mengikrarkan, akan menjadi  panglima dalam pemberantasan 
korupsi. Kalau memang dia serius, menjelang Pemilu 2014 merupakan kesempatannya 
untuk memastikan ucapan itu tidak sekadar janji,” ungkap Hanta.

Artinya, agar praktik korupsi yang diperkirakan marak menjelang Pemilu 2014 
tidak terjadi, presiden harus maksimalkan jajaran di bawahnya. Tidak hanya 
UKP4, tetapi memastikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Komisi Pemberantasan 
Korupsi (KPK), dan pejabat eksekutif berkomitmen untuk memberantas korupsi. 

Selain itu, sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, yang notabene kadernya 
paling banyak duduk di parlemen, SBY juga harus mampu memastikan tidak ada 
pemanfaatan jabatan untuk kepentingan parpol di badan legislatif tersebut.  

Redaktur: Citra Listya Rini
Reporter: Ira Sasmita

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke