Ref:  Barangkali ini akibat penyakit “Hydrocephalus” (air di otak yang mendesak 
tempurung kepala) atau juga waktu lahir demikian.

http://www.manadonews.com/berita/teknologi/tengkorak--alien-ditemukan-di-meksiko.html

Tengkorak Alien Ditemukan di Meksiko
Teknologi | Minggu, 30 Desember 2012 | 21:11     92 kali     0 
Oleh : AR, manadonews.com

INAH
Share on facebook Share on twitter Share on email Share on print More Sharing 
Services 
0 
BERITA LAIN
  a.. PM Jepang Baru Akan Bangun Kembali PLTN Fukushima 
  b.. Cina perketat aturan akses internet 
  c.. Saingi Amerika Serikat, China ciptakan GPS sendiri 
  d.. Tahun 2012, Ini yang Bikin Indonesia WOW 
  e.. Fenomena Astronomi Paling Spektakuler 2012
Tengkorak dengan bentuk wajah aneh menyerupai alien ditemukan di situs El 
Cemeterio, Meksiko. Warga desa Onavas, menemukan tengkorak pada tahun 1999 di 
dalam sebuah kuburan yang berusia 1.000 tahun ketika sedang membangun saluran 
irigasi.

Ini merupakan permakaman pra-Hispanik yang pertama kali ditemukan di Meksiko. 
Situs El Cemeterio sendiri berisi sisa-sisa dari 25 penguburan manusia. 13 di 
antaranya mengalami apa yang dinamakan deformasi tengkorak (cacat tengkorak), 
di mana bentuknya memanjang dan meruncing di bagian belakang kepala, dan lima 
buah gigi telah dimutilasi.

Peneliti menyimpulkan, meski tengkorak tersebut menyerupai alien, namun 
sebenarnya itu merupakan tengkorak manusia yang mengalami praktek deformasi. 
Deformasi tengkorak anak-anak saat mereka tumbuh adalah hal yang umum di 
Amerika Tengah.

Gigi dimutilasi seperti pengasahan gigi menjadi bentuk yang aneh. Sementara 
deformasi pada tengkorak mereka mendistorsi pertumbuhan normal tengkorak. Salah 
satu caranya dengan menggunakan kain untuk mengikat papan kayu terhadap kepala 
mereka.

"Deformasi tengkorak digunakan oleh berbagai masyarakat dengan berbagai tujuan 
berbeda. Sebagai praktik ritual, alat untuk membedakan status dalam suatu 
kelompok atau untuk membedakan antara kelompok-kelompok sosial," kata peneliti 
Cristina García Moreno, seorang arkeolog di Arizona State University.

Namun, alasan mengapa orang-orang di El Cemeterio melakukan praktek deformasi 
tengkorak, masih belum diketahui persis tujuannya. Sejumlah tengkorak lainnya 
ditemukan dengan anting-anting, cincin hidung, gelang, liontin, dan kalung 
terbuat dari kulit kerang dan siput dari Teluk California.

Satu orang dimakamkan dengan cangkang kura-kura pada bagian dada. Alasan 
mengapa beberapa orang tersebut  dikuburkan berbagai aksesoris sementara yang 
lain tidak, juga masih menjadi misteri.

Para pakar hingga kini terus melakukan penelitian untuk menentukan total ukuran 
permakaman dan berharap menemukan lebih banyak lagi kuburan. Sehingga dapat 
memberikan informasi mengenai kebiasaan permakaman masyarakat setempat.

"Dengan informasi baru, kami berharap dapat menentukan apakah ada interaksi 
antara masyarakat dan Mesoamerika dan bagaimana dan kapan hal tersebut 
terjadi," kata García.

García dan rekan-rekannya menyelesaikan penelitian terhadap sisa-sisa kerangka 
pada bulan November dan berencana menyerahkan penelitian mereka ke salah satu 
jurnal American Antiquity atau jurnal Antiquity Amerika Latin.
(Umi Rasmi/National Geographic Indonesia)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke