http://www.antaranews.com/berita/352321/pbnu-islam-tak-larang-perempuan-membonceng-ngangkang

PBNU: Islam tak larang perempuan membonceng ngangkang
Rabu, 9 Januari 2013 23:48 WIB | 1377 Views

 
Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siradj (ANTARA)

  Itu cari-cari pekerjaan saja" 

 
Jakarta (ANTARA News) - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH 
Said Aqil Siroj menyatakan tidak ada larangan dalam Islam bagi perempuan duduk 
mengangkang saat mengendarai atau membonceng kendaraan.

"Islam tidak melarang itu, Islam hanya mewajibkan perempuan menutup aurat," 
kata Said Aqil di Jakarta, Rabu.

Sedangkan untuk aurat perempuan, kata Said Aqil, ada perbedaan pendapat di 
antara imam mazhab, ada yang berpendapat seluruh tubuh perempuan adalah aurat 
kecuali wajah dan telapak tangan, sementara yang lain berpendapat tangan di 
bawah sikut dan kaki di bawah lutut bukan aurat.

"Itu yang ada. Kalau soal posisi membonceng itu tergantung mana yang dirasa 
nyaman bagi perempuan," katanya.

Karena itu, menurut Said Aqil, persoalan posisi perempuan saat membonceng 
kendaraan bukan persoalan prinsip, dan tidak perlu dibuat larangan.

"Itu cari-cari pekerjaan saja," kata doktor alumni Universitas Ummul Qura, 
Mekkah tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wali Kota Lhokseumawe Suadi Yahya mengeluarkan 
surat edaran yang mengimbau kaum perempuan tidak duduk mengangkang saat 
membonceng di sepeda motor.

Surat edaran yang mulai berlaku sejak 1 Januari 2013 itu dimaksudkan untuk 
mendukung qanun syariat Islam di Aceh.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke