http://health.detik.com/read/2013/01/10/195944/2139001/763/tak-cuma-puting-payudara-biji-kemaluan-pria-juga-bisa-diwarnai?l992203755

Tak Cuma Puting Payudara, Biji Kemaluan Pria Juga Bisa Diwarnai
AN Uyung Pramudiarja - detikHealth 
Kamis, 10/01/2013 19:59 WIB


Jakarta, Tren mempercantik bagian tubuh paling sensitif tidak cuma digemari 
oleh kaum hawa. Jika para wanita banyak mewarnai puting susu dan Miss V agar 
warnanya tampak lebih cerah, maka pria pun kalau suka juga bisa mewarnai buah 
zakarnya.

Scrotum bleaching adalah sebuah teknik mewarnai skrotum alias kantung biji 
kemaluan. Tujuannya tidak jauh beda dengan pewarnaan puting payudara serta 
bibir luar organ intim kewanitaan, yakni menjadikan warnanya lebih cerah, segar 
dan tampak lebih muda.

Tidak hanya kantung biji kemaluan saja yang diwarnai, kadang-kadang scrotum 
bleaching juga diterapkan pada kemaluan pria. Seperti dikutip dari Capitalfm, 
Kamis (10/1/2013), pewarnaan batang Mr P bisa mengurangi perasaan malu akibat 
perubahan warna.

Seperti diketahui, batang dan kepala Mr P sering berubah warna seiring dengan 
makin bertambahnya usia. Jika pada waktu muda tampak berwarna cerah, makin tua 
kulit di permukaan alat vital ini cenderung makin gelap dan biasanya jadi 
cokelat tua atau bahkan hitam.

Ada beberapa produk yang dijual untuk mewarnai alat kelamin pria, baik yang 
sifatnya sementara ataupun permanen. Salah satu produk seperti Pink Private 
bahkan menjanjikan perubahan wakrna skrotum menjadi lebih cerah hanya dengan 
pemakaian selama 8 pekan.

Pewarnaan hanya salah satu cara yang dilakukan orang, khususnya para pria untuk 
memperbaiki penampilan alat kelaminnya. Beberapa cara lain yang sering 
dilakukan untuk tujuan yang sama adalah pembuatan tato dan pemasangan tindik 
atau piercing.

Tindik penis relatif lebih populer dan memiliki banyak variasi teknik. Salah 
satu yang paling populer sepanjang masa adalah teknik Prince Albert, yakni 
pemasangan aksesoris semacam gotri di uretra atau saluran kencing. Butuh waktu 
2 bulan untuk menyembuhkan luka sejak pertama kali tindik dibuat. Ada-ada saja.

++++

http://health.detik.com/read/2012/12/21/133015/2124499/763/hah-pasien-kanker-payudara-di-inggris-pakai-organ-babi-untuk-rekonstruksi?l771108bcj


Hah! Pasien Kanker Payudara di Inggris Pakai Organ Babi untuk Rekonstruksi
Rahma Lillahi Sativa - detikHealth 
Jumat, 21/12/2012 13:30 WIB
Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda 
Jakarta, Pasien kanker payudara selalu dibayang-bayangi ketakutan jika nantinya 
payudaranya harus diangkat. Padahal bagi sebagian besar pasien, payudara adalah 
salah satu sumber kepercayaan diri terbesar mereka. 

Namun kondisi ini dapat diatasi dengan merekomendasikan prosedur rekonstruksi 
agar pasien tetap memiliki 'payudara' meski telah menjalani operasi 
pengangkatan organ krusial wanita itu atau mastektomi.

Bahkan baru-baru ini tim dokter dari Inggris menemukan bentuk operasi 
rekonstruksi baru untuk pasien kanker payudara dengan memanfaatkan jaringan 
organ dari babi. Hebatnya lagi, prosedur ini memudahkan wanita pasien kanker 
payudara untuk menjalani rekonstruksi sekaligus operasi pengangkatan payudara 
secara bersamaan. Hal ini berarti mereka tak perlu menjalani dua operasi.

Jaringan babi ini pun telah diproses sedemikian rupa sehingga tidak ditolak 
oleh tubuh ketika 'ditanam'. Jadi setelah tumor dan payudaranya diangkat, 
sebuah kantung dari jaringan tubuh babi yang dibuat sebagai implan diletakkan 
di bawah otot.

Mengapa dokter menggunakan jaringan tubuh babi? Pasalnya struktur kolagen babi 
terbukti memiliki banyak kesamaan dengan manusia. Lagipula menurut dokter bedah 
payudara di Southmead Hospital, Simon Cawthorne sebenarnya cangkok jaringan 
dari tubuh hewan pada manusia ini bukanlah hal baru. "Hasil operasinya bagus 
dan pasien pun merasa sangat senang. Prosedur ini juga telah rutin digunakan 
untuk rekonstruksi bagian tubuh lain tapi aplikasi untuk payudara memang masih 
terbilang baru," katanya.

"Seluruh DNA hewan telah dikeluarkan dari jaringan jadi bahan ini aman dan 
pasien kami menyukainya. Tapi prosedur ini paling pas diberikan untuk pasien 
dengan tumor kecil, sudah terdeteksi sejak dini dan pasien wanita yang cup 
payudaranya berukuran C atau D. Lagipula sebenarnya sejumlah pasien memang 
cenderung enggan untuk mengambil jaringan dari tubuhnya sendiri jadi ini adalah 
alternatif yang baik," lanjut Cawthorne seperti dilansir dari Daily Mail, Jumat 
(21/12/2012).

Salah satu pasien yang beruntung mendapatkan prosedur yang disebut dengan 
acellular derma matrix graft ini adalah Emma Nichols (43). Pasca didiagnosis 
dengan kanker payudara pada bulan Desember 2011, Nichols langsung ditawari 
untuk menjalani prosedur mastektomi sekaligus rekonstruksi ini.

Ibu tiga anak ini pun mengaku beruntung memperoleh deteksi dini setelah 
menemukan adanya benjolan di salah satu payudaranya.

"Secara psikologis saya bisa bangun dan merasakan ada sesuatu di dada saya. 
Saya tak mengira tak perlu melalui banyak kesulitan pasca operasi. Bahkan saya 
bisa kembali bekerja dalam waktu lima minggu. Saya juga merasa beruntung karena 
tak membutuhkan kemoterapi atau radioterapi," tandasnya.


  a.. 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke