Ref: Untuk bisa baca Al Quran, sepatunya diajarkan bahasa Arab dari kelas 1 SD 
supaya para calon bintara Polri mantap baca Kitab, selain itu untuk mejadi 
perwira Polri harus bisa menghafal Al Quran. Bisa juga yang tamat sekolah agama 
langsung dijadikan bintara dan opsir polri. Tetapi, apakah cara tsb adalah 
jaminan memberantas korupsi, kalau Departemen Agama adalah sarang penyamun?

http://www.hidayatullah.com/read/26801/16/01/2013/diusulkan-tes-baca-al-quran-untuk-calon-bintara-polri.html

Diusulkan Tes Baca Al Quran untuk Calon Bintara Polri 


       
     

Rabu, 16 Januari 2013 


Hidayatullah.com--Kapolda Aceh, Irjen Pol Herman Effendi mengatakan, pihaknya 
saat ini sedang mengusulkan kepada Kapolri untuk memasukkan klausul tes baca Al 
Quran sebagai syarat masuk calon Bintara di Aceh, yang akan segera dibuka untuk 
tahun ini. 

Hal itu disampaikannya saat menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan pakta 
integritas dalam rangka penerimaan anggota Polri tahun angkatan 2013 di Aula 
Mapolda Aceh, Banda Aceh, Selasa (15/1/2013). “Mudah-mudahan aturan bermuatan 
lokal seperti ini diterima,” katanya. 

Tahun 2013 kuota penerimaan bintara Polri seluruh Indonesia sekitar 20 ribu 
orang. Gelombang pertama kuota Aceh 200 orang, sembilan di antaranya untuk 
polisi wanita (Polwan). “Pendaftaran akan dibuka dalam waktu dekat ini,” jelas 
Kapolda, dilansir Serambi Indonesia. 

Karena itu, pihaknya akan melibatkan unsur dari Majelis Permusyawaratan Ulama 
(MPU) Aceh dan sejumlah lembaga eksternal sebagai pengawas dalam proses 
penerimaan calon. Dengan harapan, 200 orang calon Bintara yang lulus dari Aceh 
memiliki moral baik dan tidak terlibat korupsi, mulai dari proses ia diterima 
di lembaga negara tersebut. 

Seiring dengan pelibatan lembaga luar instansi dalam proses penerimaan, ia juga 
mengingatkan jajarannya untuk tidak melakukan praktik KKN, dengan memanfaatkan 
kewenangan yang dimiliki untuk meluluskan sejumlah calon.

“Jika ada oknum Polri yang berjanji bisa meluluskan, maka laporkan dan segera 
saya perintahkan Kadiv Propam untuk menindaknya, termasuk bisa dipecat,” janji 
Kapolda. 

Sebelumnya, pada kesempatan sama, Karo SDM Polda Aceh selaku Ketua Pelaksana, 
Kombes Pol Sarono menyebutkan, dari 20 ribu kuota bintara untuk seluruh 
Indonesia pada 2013, diperkirakan 700-1.000 kuota Aceh. “Itu sisa dari 200 
bintara yang diterima pada gelombang pertama. Jadwal gelombang kedua juga pada 
2013, calon sudah bisa menyiapkan diri,” kata Sarono. 

Selain untuk bintara, Sarono menyebutkan pada 2013 ini, juga dibuka kesempatan 
kepada lulusan perguruan tinggi (S1) untuk masuk Sekolah Inspektur Polisi 
Sumber Sarjana (SIP-SS) di Sukabumi, dan Akpol di Semarang.*

Rep: Insan Kamil
Red: Syaiful Irwan

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke