Gubernur kok kaget.. Menteri Luar Ngeri, Presiden dan DPR saja tidak kaget... 
mungkin sudah dijual oleh para pengkianat negeri yang sekarang sedang berkuasa. 
Untuk memuluskan hal
 itu, maka rakyat diadu domba saja dengan berbagai hal, mulai sesama 
agama diadu domba, yang berbeda agama diadu domba, kebersamaan sebagai 
warga negara diadu domba.. dengan membiarkan kekerasan atas nama suku ras 
agama. Sayangnya masih banyak warga negara yang suka diadu domba dengan isu 
suku ras dan agama. 

Padahal para pendahulu negeri meski berbeda2 pandangan, tapi demi kebangkitan 
negeri, mereka mengenyampingkan perbedaan dan memperkuat cita2 bersama, yakni
 masyarakat yang lebih sejahtera. Sekarang masyarakat kita diaduk2 dan 
satu demi satu identitas, kebanggan dan kebersamaan sebagai warga bangsa
 dikaburkan. Agar kita semua hancur.

http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/01/18/1/123790/Gubernur-Kepri-Kaget-Pulau-Semakau-Masuk-Peta-Singapura-
Gubernur Kepri Kaget Pulau Semakau Masuk Peta Singapura

Gubernur Kepri M Sani kaget mendengar laporan Pulau Semakau masuk di peta 
Singapura.



"Saya saja baru masalah ini. Nanti akan saya telepon Wali Kota Batam dan 
menanyakan masalah ini langsung," katanya.



Dia juga berjanji menanyakan masalah itu kepada konsul Singapura di 
Jakarta, mengapa wilayah yang jelas-jelas milik Kepri dimasukkan ke 
dalam peta negaranya. 



Namun begitu, Sani mengelak bahwa masalah itu bukan urusan Pemprov 
Kepri. Sebab menurut prosedural, kalau untuk urusan luar negeri, masalah
 ini harus ditangani oleh menteri Luar Negeri.



"Kami akan coba menghubungi staf Menteri Luar Negeri. Karena urusan luar negeri 
tidak dimasukkan ke dalam otonomi.
 Ini sifatnya G to G. Secepatnya saya akan menyiapkan pengaduan tersebut kepada 
Menteri Luar Negeri," ujarnya. (Hendri Kremer/OL-10)

Kirim email ke