http://arrahmah.com/read/2013/01/27/26343-ustadz-muinudinillah-pernyataan-fahri-hamzah-sangat-sangat-bodoh.html

Ahad, 16 Rabiul Awwal 1434 H / 27 Januari 2013 
  a.. Ustadz Mu'inudinillah: Pernyataan Fahri Hamzah sangat-sangat bodoh
Bilal

Ahad, 27 Januari 2013 17:00:59

 
SOLO (Arrahmah.com) - Jika orang yang bukan ahlinya berbicara, maka yang keluar 
dari pernyataannya hanyalah sebuah kebodohan bahkan kesesatan. Dan inilah yang 
saat ini terjadi ke banyak orang yang menjadi tokoh publik, berbicara bukan 
dalam kapasitasnya. 

Demikian menurut DR Muhammad Mu'inudinillah Basri seperti dilaporkan 
Islampos.com, saat ditemui Islampos di sela-sela acara refleksi perjalanan 
dakwah 10 tahun INSISTS di gedung pertemuan Al-Irsyad Solo Sabtu malam kemarin 
(26/1/2013)

Baru-baru ini seorang politisi yang dulunya aktivis dakwah bernama Fahri Hamzah 
(FH) 'berkicau' di akun twitternya dengan mengatakan agama tidak perlu negara 
dan dirinya secara tegas mengatakan ia tidak percaya dengan negara agama, telah 
menuai banyak pro-kontra.

Bagi orang-orang yang menjadi pendukung tokoh tersebut mengatakan apa yang 
dinyatakan FH adalah sesuatu yang benar, karena tidak ada negara teokrasi dalam 
Islam, namun bagi orang-orang yang mengkritisi pernyataan FH akan mengatakan 
tokoh itu telah melecehkan Islam itu sendiri dengan meminggirkan peran agama di 
dalam negara.

"Saya melihat hal itu sebuah kebodohan bahkan sangat-sangat bodoh," tegas DR 
Muhammad Mu'inudinillah Basri yang lebih dikenal sebagai Ustadz Muin.

Ustadz Muin menilai pernyataan FH adalah pernyataan yang keluar dari orang yang 
tidak memiliki kapasitas untuk berbicara masalah tersebut. "Inilah kalo setiap 
orang ngomong bukan pada kapasitasnya, walaupun itu tidak termasuk qoth'iyat 
dalam dinul Islam tetapi bagi orang yang terjun di dunia dakwah maka hal itu 
bisa jadi sesuatu yang sangat aksiomatis, meskipun di kalangan orang awam 
sebaliknya," ujar ustadz yang dikenal dan dihormati oleh banyak kelompok Islam 
yang ada di wilayah Solo ini.

Dalam penilaian Ustadz Muin, pernyataan nyeleneh FH lebih cenderung ke arah 
mencari sensasi karena bukan sekali dua kali dia mengeluarkan 
pernyataan-pernyataan 'aneh' di akun twitternya bahkan di depan media. Jadi apa 
yang disampaikannya kali ini jelas menunjukkan kebodohan dirinya sebagai orang 
yang mengaku berasal dari 'partai dakwah', jelas ustadz Muin.

Dalam penjelasannya ustadz Muin juga menyatakan bahwa pernyataan FH bisa 
berimplikasi sangat luas dan bisa mengarah ke arah sekularisme, karena dengan 
menyatakan agama tidak perlu negara itu sama saja menegaskan bahwa agama tidak 
boleh campur tangan dalam urusan negara. Penerapan ajaran Islam itu sendiri 
memerlukan kekuasaan atau institusi yang bisa menaunginya dan itu adalah negara 
atau apapun namanya.

"Kalau FH sebenarnya memahami apa yang disampaikannya itu salah, maka dia bisa 
dihukumi sebagai sosok dholun mudhil. Dan pernyataanya itu bukan hanya salah 
tapi kesesatan yang sangat-sangat," tegas ustadz Muin kepada Islampos.com.

Terkait para pendukung FH yang meminta orang-orang yang mengkritisi pernyataan 
Fh harus melakukan tabayyun ke FH langsung, ustadz Muin menjelaskan bahwa jika 
kita semua sepakat bahwa memang benar FH yang menyampaikan hal tersebut dan 
bukan sesuatu yang dibikin-bikin oleh orang lain dan kita pun susah untuk 
meminta dia agar mengklarifikasi pernyataannya secara langsung apalagi 
pernyataannya itu disampaikan secara terbuka di depan publik, maka kita tidak 
perlu tabayyun.

"Kita harus miliki pandangan kapan dalil itu digunakan (dalil tentang 
tabayyun). Ada dalil untuk kita dan ada dalil untuk orang lain. Kalau kita yang 
melakukan subhat maka jangan nunggu orang yang tabayyun ke kita dan juga jangan 
nyalahin orang yang akhirnya bersuuzhon kepada kita. Artinya kita lah yang 
harus memberikan klarifikasi ke orang," pungkas ustadz Muin. 
(bilal/arrahmah.com)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke