ref: Zaman kolonial bisa bertanding pada pertanding sepak bola sedunia di 
Perancis, zaman Orla  tahun 50-an termasuk  terkuat di Asia, bertanding  
melawan Soviet (Rusia) di Olympia Melbourne hasilnya 0:0, zaman Orba NKRI terus 
dimencretkan menghadapi team luarnegeri. Mengapa selalu kalah?

http://lampost.co/berita/indonesia-dibantai-yordania-0-5

2013-01-31 23:02:00


Indonesia Dibantai Yordania 0-5
AMMAN (Lampost.Co): Timnas Indonesia tidak mampu berbuat banyak ketika 
menghadapi Yordania. Bertanding di Stadion Internasional King Abdullah, Amman, 
Yordania, skuad "Garuda" harus takluk dari tuan rumah dengan skor telak 0-5 
pada Kamis (31/1) malam.

Setelah unggul dua gol di babak pertama, tuan rumah semakin jauh memimpin 
melalui titik putih yang berawal dari pelanggaran oleh Handi Ramdan pada menit 
ke-50. Abdallah Deeb yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya tanpa 
kesalahan.

Gol tersebut tampaknya menjatuhkan mental skuad "Garuda". Pasalnya, Yordania 
memimpin 4-0 hanya selang delapan menit dari gol ketiga. Pemain bernomor 
punggung 6 dengan mudah menanduk bola hasil umpan silang. Endra Prasetya pun 
hanya terpaku melihat bola masuk ke gawangnya.

Ketika laga memasuki menit akhir, Attiah melesakan gol keduanya pada laga itu. 
Sang striker berdiri bebas di dalam kotak penalti untuk menyambut umpan silang 
dengan melepaskan sepakan keras dari jarak dekat. Tidak lama setelah gol 
tersebut, wasit pun meniupkan pluit tanda pertandingan usai.

Di babak pertama, Yordania unggul dua gol. Mahmoud Za'tara menjadi aktor 
terciptanya gol perdana bagi Yordania setelah berhasil melesakan si kulit 
bundar memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri pada menit ke-29.

Sementara, Khalil Bani Attiah menggandakan keunggulan tuan rumah lima menit 
jelang turun minum. Attiah menciptakan gol cantik dengan men-chip bola melewati 
Hendra Prasetya yang sudah terlanjur meninggalkan gawang.

Indonesia sebenarnya tampil bukan tanpa peluang. Tim "Merah Putih" memiliki 
kesempatan untuk memimpin lebih dulu melalui aksi Agung Supriyanto. Namun 
sayang, meskipun sudah berlari sendirian, tendangan mendatar Agung masih 
berhasil ditangkap kiper Yordania yang maju meninggalkan gawangnya. 
Beritasatu/U-4


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke