Ref: Mudah saja untuk bisa ikut demokrasi liberal,  yaitu: (1) urusan negara 
dipisahkan dari urusan agama dan sebaliknya, (2) partai politik berbasis agama 
dibubarkan dan (3) kementrian agama  (Kemag) dipertiadakan. 

http://www.gatra.com/politik/24383-parpol-berbasis-agama-sulit-ikuti-demokrasi-leberal.html

Parpol Berbasis Agama Sulit Ikuti Demokrasi Liberal 
  a.. 
  Minggu, 10 Februari 2013 20:43 

 
Ketua DPP PKS Zulkeflimansyah (kedua kiri) bersama sejumlah pembicara 
(ANTARA/Reni Esnir)
Jakarta, GATRAnews - Ketua DPP PKS, Zulkieflimansyah mengakui partai politik 
(Parpol) berbasis agama, termasuk Islam kesulitan mengikuti instrumen 
perkembangan demokrasi liberal. "Posisi Parpol Islam dalam demokrasi liberal 
tidak mudah, dalam demokrasi punya mekanisme yang akan memaksa semua Parpol 
berperilaku sama," kata Zulkieflimansyah dalam diskusi bertajuk "Quo Vadis 
Parpol Islam dalam Arus Demokrasi Liberal" di Jakarta Selatan, Minggu, (10/2). 


Namun demikian, kata Zulkieflimansyah, saat ini Parpol berbasis keagamaan 
dipaksa untuk melakukan demokrasi liberal seperti Parpol yang basis nasionalis. 
Menurutnya, Parpol berideologi Islam maupun agama lain, karena harapan yang 
tinggi, kemudian harus berkonfrontasi dengan identitasnya yang tidaklah mudah.



"Karena dalam demokrasi sendiri, punya istrumen yang meminta semua berprilaku 
sama. Padahal, diharapkan dengan moralitas yang tinggi dan harus berperilaku 
berbeda dengan parpol lainnya," ujarnya. Wakil ketua Komisi XI DPR RI ini, 
menambahkan, rasa kesemaan istrumen itu terlihat dari bagaimana mencari sebuah 
logistik. Seperti halnya dalam sebuah penghitungan ekonomi demokrasi, di mana 
adanya proses yang sangat mahal.



"Proses dalam ekonomi memiliki proses yang sangat mahal untuk mendapatkan 
infomasi yang mendekatkan kebenaran," ujarnya. Lebih jauh dijelaskan, bahwa 
demokrasi di tengah keterbatasan keuangan, menjadi kendala. Kendati pihaknya 
merasa yakin jelang Pemilu 2014 mendatang masih ada waktu untuk meyakikan 
kembali kepada pemilih.(IS)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke