Ref: Wah! Dari mana MUI tahu situs porno meraja lela.

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/02/10/mi0c7c-situs-porno-merajalela-ini-imbauan-mui

Situs Porno Merajalela, Ini Imbauan MUI
Senin, 11 Februari 2013, 04:10 WIB 
Komentar : 0  
REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR---Majelis Ulama Indonesia Kota Bogor, Jawa Barat, 
prihatin kasus prostitusi online yang terungkap di Bogor, sehingga meminta 
pemerintah kota setempat dapat kembali mengaktifkan pemblokiran situs porno.
"Bukankah dulu Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menggalakkan 
program pemblokiran situs porno, kenapa sekarang bisa diakses lagi, ini yang 
jadi tanda tanya," kata Ketua VI MUI Kota Bogor, Fachrudin Sukarno.

Fachrudin menyatakan, jika pemblokiran situs porno yang dilaksanakan oleh 
Kementerian Komunikasi dan Informatika tidak aktif, Pemerintah Kota Bogor harus 
melakukan pemblokiran tersendiri agar situs tersebut tidak bisa diakses bebas 
terutama oleh anak-anak dan remaja.

Menurut dia, keberadaan situs porno dapat menjadi salah satu pendorong kasus 
asusila yang marak terjadi di kalangan remaja dan masyarakat. "Tidak hanya 
situs porno, segala bentuk penyakit masyarakat, seperti tempat praktek 
prostitusi baik yang online maupun yang umum harus diberantas oleh aparat 
penegak hukum serta Pemerintah Kota Bogor," kata dia lagi.

Ia menyebutkan, kasus prostitusi online yang terjadi di Kota Bogor telah 
mencoreng nama baik kota yang dikenal sebagai Kota Beriman tersebut.
Kasus tersebut juga tidak sejalan dengan wacana menjadikan Bogor sebagai Kota 
Halal. "MUI pernah menyampaikan kepada Pemerintah Kota Bogor bahwa konsep Kota 
Halal tidak hanya dari segi obat-obatan, makanan dan minuman saja. Tapi juga 
dari semua unsur, terutama akhlak dan perilaku masyarakatnya harus mencerminkan 
halal," ujar dia.

Guna mendukung gerakan meminimalkan penyakit masyarakat, MUI akan mendorong 
sejumlah organisasi masyarakat untuk proaktif melakukan pengawasan dan 
pencegahan terjadi penyakit masyarakat. "Kami akan menggerakkan ormas Islam 
untuk melakukan pengawasan, mungkin seperti sweeping ke sejumlah warung 
internet, memastikan tidak ada yang mengakses situs porno," kata dia lagi.

Seperti diberitakan, Kota Bogor dihebohkan dengan terungkap kasus prostitusi 
online, menyusul Polda Jawa Barat yang berhasil menangkap tersangka pengelola 
bisnis prostitusi lewat situs internet yang dilakukan oleh oknum mahasiswa 
dengan menawarkan gadis muda di bawah umur bertarif Rp 1,5 juta.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke