http://id.berita.yahoo.com/anas-tuntut-kpk-usut-dugaan-penggelapan-pajak-sby-064452381.html;_ylt=AhZ1oABxpVtR7QdIxo.xZCl9V8d_;_ylu=X3oDMTR1cWZ0dDQ5BGNjb2RlA3ZzaGFyZWFnMgRtaXQDQXJ0aWNsZSBOYXRpb25hbCBMaXN0cwRwa2cDYzgyMWVjZTQtYWE3YS0zZjdhLThiMTAtMzhiOWQ5NjlkMzVlBHBvcwMyBHNlYwNNZWRpYUJMaXN0TWl4ZWRMUENBVGVtcAR2ZXIDNDg3ODMwZjAtNzVhYi0xMWUyLWJmZGYtY2U0NDMyMWE1Yzk3;_ylg=X3oDMTJya2dxYjAxBGludGwDaWQEbGFuZwNpZC1pZARwc3RhaWQDMjlhNjBmNmEtYjNmOS0zMmQ3LTkzOTctYzg5MGVmMmNmYzljBHBzdGNhdANuYXNpb25hbARwdANzdG9yeXBhZ2U-;_ylv=3


ANAS tuntut KPK usut dugaan penggelapan pajak SBY
Merdeka.com – 14 jam yang lalu
  a.. Lihat Foto 
  a.. ANAS tuntut KPK usut dugaan penggelapan pajak SBY

MERDEKA.COM. Puluhan orang menamakan diri mereka ANAS (Aliansi Anti SBY) 
berunjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka 
meminta KPK segera mengusut dugaan korupsi pajak dilakukan keluarga Susilo 
Bambang Yudhoyono (SBY).

Rombongan ANAS tiba di KPK pukul 12.45 WIB. Kelompok itu berjumlah kurang dari 
100 orang. Mereka meneriakkan yel-yel dan slogan meminta lembaga anti rasuah 
itu segera mengusut dugaan penggelapan pajak dilakukan SBY dan keluarga.

"Jika KPK tidak berani mengusut hal itu, maka berarti KPK pengecut !," kata 
seorang orator bernama Roni saat berunjuk rasa di Jakarta, Rabu (13/2).

Rombongan itu cuma bertahan sekitar 15 sampai 20 menit, berorasi di bawah terik 
matahari. Setelah itu mereka membubarkan diri secara teratur.
Soal dugaan penggelapan pajak ini, beberapa waktu lalu SBY pernah membantahnya. 
Menurut SBY, selama ini ia dan keluarganya patuh membayar pajak.

Sebelumnya, rombongan pengunjuk rasa dari Gerakan Mahasiswa Penyelamat Blok 
Mahakam dan Aliansi Rakyat Kalimantan Timur untuk Blok Mahakam, juga 
menyampaikan pendapat mereka di depan KPK. Mereka menuntut KPK mengusut dugaan 
persekongkolan rencana perpanjangan pengelolaan Blok Mahakam oleh Menteri ESDM 
Jero Wacik, Wakil Menteri ESDM Susilo Wiroutomo, dan Kepala Satuan Kerja Minyak 
dan Gas Rudi Rubiandini.

Sumber: Merdeka.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke