Ref: Astagafirullah! Sebetulnya saya selalu berpendapat bahwa orang-orang seperti ibunegara NKRI cs ini adalah orang-orang suci murni, bebas dari korupsi maupun getahnya, karena paling tidak telah sudah dua kali melakukan ibadah suci di tanah suci. Lagi pula tidak lalai dan taat melakukan ritual agama. Mereka ini dianugerahi berkat duit bertumpuk-tumpuk, singkatnya kaya raya. Tetapi, saya lupa bahwa mereka yang sudah punya banyak segala harta selalu bernafsu berahi untuk memiliki lebih banyak lagi harta yang ada kalanya dilakukan melalu jalan haram.
http://www.aktual.co/hukum/172614kpk-minta-seluruh-pihak-lapor-korupsi-istri-dan-anak-presiden-sby 26 Feb 2013 04:06:55 KPK Minta Seluruh Pihak Lapor Korupsi Istri dan Anak Presiden SBY Nebby Mahbubirrahman 25 Feb 2013 17:30:07 Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi (Foto: Aktual.co/Amir Hamzah) "Siapapun. Sekecil apapun informasi yang muncul akan divalidasi KPK," ujar juru bicara KPK, Johan Bud Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempersilahkan berbagai pihak untuk melapor mengenai adanya indikasi korupsi yang melibatkan istri dan putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono dan Edi Baskoro Yudhoyono alias Ibas. "Siapapun. Sekecil apapun informasi yang muncul akan divalidasi KPK," ujar juru bicara KPK, Johan Budi, kepada wartawan, di kantornya, Jakarta, Senin (25/2). Ia menegaskan, sekalipun Ani serta Ibas merupakan keluarga dari Presiden SBY, namun hal itu tidak membuat gentar KPK. "Siapapun itu, kedudukannya di depan hukum sama," kata Johan. Johan menambahkan, pihak akan menelusuri keterlibatan Ibas dan Ani, asal laporan tersebut berdasarkan bukti-bukti yang valid. "Tetapi asal dasarnya ada bukti-bukti bukan berdasarkan pernyataan-pernyataan belaka," Kata Johan. Ibas memang sempat dikabarkan menerima aliran dana dari mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin. Kabar ini beredar di jejaring sosial Twitter dari akun AbimanyuAbiputro, beberapa hari lalu, Minggu (10/2/2013). Akun tersebut memberikan bukti foto yang disebutnya laporan keuangan perusahaan Muhammad Nazaruddin yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam laporan tersebut, putra SBY yang akrab dipanggil Ibas itu menerima USD900 ribu di kurun waktu 18 Januari-29 Desember 2010. Selain Ibas, Nazaruddin juga mengalirkan dana ke mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng, sebesar USD500 ribu untuk satu proyek. Aliran dana itu dialirkan dalam waktu yang sama dengan Ibas. Selain itu, berdasarkan pemberitaan salah satu media nasional, kemarahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terhadap Nazaruddin, sesaat sebelum eks Bendum Demokrat itu melarikan diri ke luar negeri, 23 Mei 2011. Menurut sumber media itu yang kala itu menyaksikan pertemuan tersebut, Presiden SBY sangat marah, sampai dua kali menggebrak meja Gebrakan yang pertama, setelah Nazar mengatakan bahwa Edhie Baskoro pernah menerima uang darinya yang diambil dari kas partai. Gebrakan kedua, yang menyebabkan meja terpelanting, dilakukan sesudah Nazaruddin menyebutkan Ani Yudhoyono pun menerima uang darinya 5 juta dollar Amerika yang berasal dari kas Demokrat, dan merupakan pemberian Pertamina. Hingga berita ini diturunkan, Aktual.co masih berusaha menghubungi Edi Baskoro dan pihak Istana Negara [Non-text portions of this message have been removed]
