Anas: Lima Nama Penerima Dana Century Itu Diplintir

Jakarta, GATRAnews - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas 
Urbaningrum menilai tim kecil memelintir pernyataannya bahwa ada lima 
nama yang menerima dana talangan Bank Century."Menyangkut Bank Century, saya 
tidak pernah menyebut nama-nama orang sebagai penerima dana Bank 
Century. Kalau (saat) diskusi (ketika itu) banyak nama, tapi bukan dalam aliran 
Bank Century. Berita itu 
dipelintir," tandas Anas dalam diskusi bertajuk "Smart Evening With 
Rosi" di Marley Cafe, Jakarta Selatan, Rabu malam, (6/3).

Menurutnya, nama-nama yang disebut dalam dikusi dengan Tim Kecil dari 
Tim Pengawas Bank Century DPR RI di rumahnya bilangan Duren Sawit, 
Jakarta Timur, Senin lalu, (4/3), bukanlah nama yang menerima aliran 
dana talangan yang jumlanya mencapai Rp 6,7 triliun.

Sebelumnya, anggota Timwas Century dari Fraksi PDI Perjuangan, Hendrawan
 Supratikno mengatakan, Anas menyebut ada empat nama baru yang selama 
ini belum terungkap dalam kasus skandal Century. Sementara itu, Anggota 
Tim Kecil lainnya Syarifuddin Syuding tidak mau membenarkan atau 
menyangkal 5 nama yang diajukan GATRAnews, apakah termasuk yang disebut 
Anas pada pertemuan yang dihadirnya di Duren Sawit, Jakarta Timur itu.

"Saya tidak mau menyebut nama, karena itu sudah menjadi kesepakatan," 
jawab Syarifuddin Suding saat dikonfirmasi Selasa, (5/3), apakah kelima 
nama yang disebut Anas adalah MA, JAM, SS, AQ, dan ZA sesuai informasi 
seorang sumber. Dituturkan Syarifuddin, mereka menyambangi rumah Anas 
karena mendapat informasi dari sejumlah media yang menyebutkan, Anas 
mempunyai data siapa saja yang menerima aliran dana talangan Bank 
Century sebesar Rp 6,7 triliyun. "Tim ke sana setelah beberapa media 
menyebutkan Anas mempunyai data," ujarnya.

Setelah sampai di 
rumah Anas yang saat itu merupakan anggota DPR dan menjabat Ketua Fraksi
 Partai Demokrat, Anas diingatkan kembali oleh salah seorang Tim Kecil 
yang pernah dilobi Anas agar tidak menyangkutpautkan masalah Century 
dengan pak lurah. "Pak lurah itu saya juga tahu yang dimaksud Anas," 
jawab Syarifuddin saat disinggung lebih jauh siapa pak lurah yang 
dimaksud Anas.

Lebih Jauh Syarifuddin menuturkan, pada 
pertemuan itu, Anas mempunyai 3 dokumen yang saling berkaitan satu sama 
lain dan mengarah kepada seorang pejabat yang dideskrifsikan Anas 
merupakan orang paling dalam dan dia meminta memeriksanya. "Dia sebut 
lima nama, satu di antaranya nama itu disebut adalah reka-reka pejabat 
saat Itu. Di antara nama itu, ada lingkaran paling dalam," kata anggota 
Komisi III DPR itu.

Meski Syarifuddin enggan membenarkan atau 
menyangkal kelima nama yang diajukan dari sumber GATRAnews, ia 
membenarkan, bahwa salah seorang yang disebut Anas sudah meninggal 
dunia. "Ya, salah seorang sudah meninggal dunia," pungkasnya.

Lantas, jadi siapa para penerima aliran dana Century tersebut? Tampaknya
 Tim Kecil perlu sekali lagi mengunjungi Anas. Kali ini, bawa alat 
perekam! (IS)

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke