Ref: Kalau SBY mau ajak ibu negara melancong melihat dunia supaya tidak ngomel, tentu saja boleh, apalagi mumpung murah bin gratis pakai biaya negara masih berlaku..
http://www.harianterbit.com/2013/03/07/gerindra-minta-sby-jangan-keluar-negeri-terus/ Kamis, 7 Maret 2013 20:28 WIB Gerindra Minta SBY Jangan Keluar Negeri Terus kinoy — HARIAN TERBIT Presiden SBY saat berkunjung ke luar negeri (google). JAKARTA – Partai Gerindra sepertinya sudah hilang kesabarannya melihat Presiden SBY terus melakukan kunjungan ke luar negeri. Kunjungan tersebut dinilai tepat dan hanya memboroskan anggaran negara. Hal demikian dilontarkan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon, kemarin. Seperti diketahui, sejak 3-8 Maret ini, SBY melakukan perjalanan ke Jerman dan Eropa dalam rangka mempromosikan pariwisata Indonesia. “Di tengah kondisi krisis, sulit menjual pariwisata di Eropa. Mereka masih berjuang keras bertahan hidup. Jumlah wisatawan Eropa ke Indonesia pun turun enam persen. Jadi, promosi wisata di tengah krisis pasti tak efektif,” kata Fadli Zon. Kata Fadli, kunjungan Presiden SBY dengan agenda kurang strategis ini, merupakan pemborosan anggaran. Di era SBY, anggaran kunjungan luar negeri terbesar dibanding anggaran presiden sebelumnya. Termasuk era Presiden Abdurrahman Wahid maupun Megawati Soekarnoputri. “Total alokasi keseluruhan perjalanan dinas para pejabat negara dari APBN pertahun mencapai lebih dari Rp. 21 triliun rupiah. Angka yang sangat besar di tengah banyak masalah lain yang lebih prioritas,” Fadli mengingatkan. Dia mengusulkan, sebaiknya SBY selektif dan harus membatasi kunjungan luar negerinya. Bulan lalu pergi ke Nigeria, padahal neraca perdagangan dengan Nigeria grafiknya flat sejak 15 tahun terakhir. Akhir 2012 juga berkunjung ke Inggris. “Hampir setiap dua bulan Presiden ke luar negeri. Kapan bisa fokus urus dalam negeri? Seharusnya SBY datang ke Papua ketika 8 prajurit dan 4 sipil tewas beberapa waktu lalu,” tegasnya lagi. Fadli kemudian menyarankan, alangkah lebih baik di akhir periodenya, SBY fokus pada urusan dalam negeri. Karena masih banyak masalah yang perlu dibenahi. Kunjungan luar negeri banyak seremonial dan pencitraan. “Blusukan di dalam negeri harus lebih diperbanyak agar ada perhatian pada rakyat secara langsung,” lanjut Fadli seraya mengatakan partainya, Gerindra adalah satu-satunya partai yang melarang kunjungan studi banding bagi anggota DPR RI dan DPRD. [Non-text portions of this message have been removed]
