Ini bahagian terakhir dari reportage  tentang Tiongkok olrh TV Swedia ,click  : 
http://www.svtplay.se/dokument-utifran

From: S Manap 
Sent: Monday, March 18, 2013 2:37 PM
To: [email protected] 
Subject: SV: [GELORA45] Analisa: Presiden Baru China Bertekad Perangi Korupsi

  

        Kalau kita mencermati pidato Xi Jingping Presiden Tiongkok yang baru 
terpilih ini, ada harapan bahwa Tiongkok kedepannya akan lebih maju lagi.

      --- Den mån 2013-03-18 skrev Kakek Pandir <[email protected]>:


        Från: Kakek Pandir <[email protected]>
        Ämne: [GELORA45] Analisa: Presiden Baru China Bertekad Perangi Korupsi
        Till: "[email protected]" <[email protected]>
        Datum: måndag 18 mars 2013 11:58


          
        Presiden Baru China Bertekad Perangi Korupsi
         

        (AP/Kin Cheung) TIBA: Presiden baru China Xi Jinping (kiri) dan Perdana 
Menteri yang baru dilantik Li Kiqiang tiba saat penutupan rapat nasional PKC di 
Gedung Balai Agung di Beijing, China, Minggu (17/3). 
        Beijing, (Analisa). Presiden China  baru,  Xi Jinping, menyatakan 
dirinya aka menggelar perang terhadap korupsi dan segala bentuk penyalahgunaan 
wewenang,untuk menciptakan pemerintahan baru China yang lebih bersih.
        "Kepada semua anggota Partai Komunis China, terutama para kader partai, 
untuk selalu mengedepankan kepentingan masyarakat, dan berperilaku baik," 
katanya, dalam pidato penutupan Kongres ke-12 Rakyat Nasional China di Beijing, 
Minggu (17/3).
        Dalam penutupan kongres yang berlangsung di Balai Agung Rakyat  itu, 
Presiden Xi mengingatkan semua pihak untuk meninggalkan segala bentuk 
formalitas, birokrasi, hedonisme dan pemborosan, serta melawan tegas korupsi 
dengan segala bentuknya.
        Dihadapan sekitar 3.000 peserta kongres, ia mengatakan," kita harus 
selalu menjaga integritas partai komunis, memberikan yang terbaik bagi partai 
dan rakyat,". 
        Xi menekankan Partai Komunis China adalah sumber utama untuk menyatukan 
rakyat dari berbagai etnis, dalam membangun sistem sosialis berkarakteristik 
China.
        "Kita memiliki beban berat sejarah, dan harus menjalani segala ujian 
dari waktu ke waktu. Tetapi kita harus tetap berpegang teguh bahwa partai 
didirikan untuk kepentingan rakyat, yang mengawasi kinerja kta, sehingga kita 
harus menjalankan partai dengan penuh kedisiplinan, membentuk kepemimpinan 
serta pemerintahan yang kuat dan mampu melawan korupsi," kata Presiden China. 
        Xi menegaskan,"kita harus bersikap bijaksana, bergaya hidup sederhana, 
bekerja keras, memfokuskan diri pada  pekerjaan bertekad untuk mencapai 
kemajuan berarti dalam setiap aspek pembangunan menuju masyarakat yang makmur 
serta berkontribusi positif bagi kesejahteraan umat manusia,".
        Selain itu, Xi juga menyatakan perlu kerja keras dari seluruh pihak, 
termasuk pemerintah yang baru terbentuk untuk mewujudkan China yang lebih baik 
pada masa datang.
        "Di tengah desakan, keinginan untuk menjadikan China yang lebih baik 
pada masa datang, kita tidak boleh lengah sedikit pun," kata Xi saat memberikan 
sambutan dalam penutupan Kongres ke-12 Rakyat Nasional China di Beijing, Minggu.
        Ia mengatakan perlu upaya terus menerus, kerja keras untuk memajukan 
China dengan sistem sosialisme berkarakteristik China, guna mewujudkan China 
yang lebih baik, yang lebih besar. 
        Kongres ke-12 Rakyat Nasional China pada Minggu menetapkan arah 
kebijakan pembangunan China dalam lima hingga 10 tahun mendatang di bawah 
kepemimpinan Presiden Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Keqiang.
        Pada kesempatan terpisah dalam jumpa wartawan, Perdana Menteri China Li 
Keqiang mengatakan pemerintah telah memiliki mekanisme untuk mencegah dan 
memerangi korupsi.
        "Bahkan kami juga telah  melakukan penegakkan hukum, dengan menghukum 
pejabat dan politisi atau siapapun yang terbukti melakukan tindakan korupsi. 
(Ant) 




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke