Ref:Hukum ilmu alam enak-enakan surga dunia yang enak nan lezat hendaklah 
dilakukan di dbumi saja, jangan jauh-jauh dari pola gravitasi bumi. Lain dari 
itu menjadi tanggung jawab pribadi.

http://us.teknologi.news.viva.co.id/news/read/398242-seks-di-luar-angkasa-akibatkan-kematian-

Seks di Luar Angkasa Akibatkan Kematian?
Dapat mengakibatkan kanker dan penyakit sel otak seperti Alzheimer.
ddd
Senin, 18 Maret 2013, 11:09 Muhammad Chandrataruna, Amal Nur Ngazis 
 
NASA tak melarang hubungan seks di ruang angkasa, tapi mempunyai kode etik 
antarawak yang harus dipegang penuh, termasuk berhubungan intim. (REUTERS/Jason 
Lee)

VIVAnews - Sejumlah peneliti melakukan studi unik tentang reproduksi. Kendati 
terdengar tak lazim, para peneliti tersebut mengkaji bagaimana dampak 
reproduksi atau hubungan seks di luar angkasa pada kesehatan.

Ternyata, hasilnya mengejutkan. Para ilmuwan menemukan bahwa seks di ruang 
angkasa dapat menyebabkan masalah kesehatan yang parah, yaitu berpotensi 
menimbulkan penyakit otak, termasuk saraf dan kanker, bahkan mengancam jiwa.

Melalui penelitian ini, para ilmuwan ingin melihat sejauh mana gravitasi nol 
akan mempengaruhi proses reproduksi dan bagaimana dampaknya sejak sel sperma 
yang dikirimkan ke sebuah sel telur. 

Ilmuwan melakukan uji coba pengiriman sel tersebut pada tanaman. Dari sini, 
ilmuwan mampu membuat hipotesa hasil proses reproduksi.

"Sama seperti selama reproduksi manusia, sel sperma pada tumbuhan dikirim ke 
sel telur dengan alat silinder," ujar ahli biologi dari Montreal University 
yang juga memimpin studi, Profesor Anja Geitmann, dikutip Dailymail, 18 Maret 
2013.

"Tidak seperti alat pengiriman pada binatang, perangkat yang dipakai selama 
tanaman berhubungan seks terdiri dari sel tunggal, dan hanya dua sel sperma 
habis dalam setiap pengiriman," tambahnya.

Peneliti menemukan, jika ini diterapkan pada kasus manusia, dapat mengakibatkan 
kanker dan penyakit sel otak seperti Alzheimer.

Gangguan Intraseluler

Bagian dalam sel binatang dan tumbuhan, disebutkan seperti sebuah kota dengan 
beberapa pabrik-pabrik yang disebut organel. Organel ini berfungsi menghasilkan 
energi dan pengolah limbah.

Sedangkan sebuah jaringan intraseluler 'jalan raya' memungkinkan komunikasi 
antara "pabrik-pabrik" dan pengiriman antara mereka maupun bagian dalam sel dan 
lingkungan eksternal. Sel tumbuhan disebutkan memiliki sistem jalan raya yang 
sangat sibuk.

Dalam tes, sel tumbuhan yang ditempatkan ke dalam dengan mesin pemisah 
(centrifuge) besar bersama dengan kamera yang melekat pada mikroskop. Ini 
memungkinkan para peneliti untuk melacak secara real time bagaimana sel 
tersebut berkembang di gravitasi kuat yang dihasilkan oleh mesin.

"Berkat fasilitas di European Space Agency, saya bisa menentukan bagaimana 
hipergravitasi dan simulasi mikrogravitasi mempengaruhi perjalanan interseluler 
dalam tabung serbuk sari (penyerbukan) yang berkembang pesat," jelas rekan 
peneliti, Dr Youssef Chebli.

Dia menjelaskan, peneliti menemukan arus lalu lintas intraseluler, baik dampak 
hipergravitasi maupun mikrogravitasi, mempengaruhi konstruksi pembungkus sel 
dalam pertumbuhan sel.

"Hal ini memungkinkan kita tidak hanya memahami prinsip-prinsip umum dari 
mekanisme reproduksi pada tumbuhan tapi lebih penting lagi, bagaimana mesin 
transportasi intraseluler dalam sel eukariotik (sel inti pada binatang) 
mengubah kondisi gravitasi," katanya.

"Pada manusia, temuan ini memiliki implikasi atau efek yang sama, yang mungkin 
terjadi dalam sel manusia seperti neuron di mana transportasi jarak jauh 
intraseluler sangatlah penting," tegasnya.

Studi ini tampaknya sebagai peringatan saja. Pasalnya, manusia telah 
menjelajahi ruang angkasa selama lebih dari 50 tahun, dan sejak diperkenalkan 
percampuran awak pria dan wanita pada 1983, sampai saat ini praktik hubungan 
seksual masih diragukan.

Meski NASA tak melarang hubungan seks di ruang angkasa, tapi badan antariksa 
Amerika Serikat mempunyai kode etik dan standar profesional antarawak yang 
harus dipegang penuh, termasuk berhubungan intim. (adi) 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke