http://www.gatra.com/nusantara/jawa/26776-asrama-mahasiswa-ntt-di-yogya-dikosongkan.html


Asrama Mahasiswa NTT di Yogya dikosongkan 

Sunday, 24 March 2013 12:54 
Published Date 


Yogyakarta, GATRA News - Asrama Mahasiswa Nusa Tenggara Timur (NTT) di 
Yogyakarta dikosongkan sejak Selasa, 19 Maret. Itu setelah insiden terbunuhnya 
anggota TNI AD dari Kesatuan Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura, Sersan Satu 
Santoso (31) di Hugos Cafe Maguwoharjo, Sleman.
"Asrama sudah kosong sejak Selasa atau 6 hari yang lalu," kata Ketua RT 53 
Tegal Panggung, Danurjan, Kota Yogyakarta, Budiono di Kota Yogyakarta, Minggu.

Ia mengatakan jumlah mahasiswa yang tinggal di asrama sekitar 10 hingga 20 
mahasiswa. Mereka dikenal ramah dengan masyarakat dan tidak pernah membuat 
masalah atau keributan.

"Sejak dibangun asrama di wilayah kami, tidak ada keributan atau masalah. 
Mereka dekat dengan masyarakat sekitar asrama," katanya.

Meski ada insiden Hugo`s Cafe dan Lapas Cebongan yang menewaskan empat orang 
tersangka pembunuhan anggota Kopassus, kata Budiono, wilayah tetap aman dan 
tidak ada penjagaan khusus.

Ia mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Kodim 
Kota Yogyakarta dan Polsek Danurjan.

"Biasa saja. Kondisi keamanan di wilayah kami masih kondusif. Tidak ada 
pengamanan atau siskampling yang berlebihan," katanya.

Sementara seorang warga yang dekat asrama, Atiek Iriandi mengatakan asrama 
sudah dikosongkan sejak Selasa 19 Maret sekitar 07.00 WIB.

Pada hari itu, sekitar pukul 10.00 WIB, tutur Atiek seperti dilaporkan Antara 
News, puluhan orang berpakaian preman melakukan penggeledahan asrama. 

"Kami sangat kaget dan syok, melihat orang berpakain preman memanjat dinding 
asrama. Seumur hidup, saya baru melihat kejadian seperti itu," kata Iriandi. 
(DH)

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke