http://hukum.kompasiana.com/2013/04/05/antiklimaks-drama-berdarah-lapas-cebongan-koppasus-pelakunya-548316.html


Antiklimaks Drama Berdarah Lapas Cebongan, Koppasus Pelakunya

HL | 04 April 2013 | 19:29 Dibaca: 593     


Setelah 13 hari menanti antiklimaks dari drama berdarah ini, akhirnya Koppasus 
mengakui bahwa jiwa korsa-lah yang melatari tindakan pembunuhan di Lapas 
Cebongan, Sleman. Solidaritas korsp-lah yang melatarbelakangi ke-11 anggota 
Koppasus yang juga bawahan langsung dari Serka Santoso nekad merangsek masuk ke 
penjara dan menghabisi para tahanan. Selain itu, utang budi terhadap Serka 
Santoso juga menjadi motif paling kuat dari Sang Eksekutor tunggal berinisial U 
ketika ia memberondong para tahanan.

Diakui bahwa sebenarnya para pelaku telah mengatakan bahwa mereka pelakunya 
sejak tanggal 23 Maret lalu, ketika mulai terbentuk team investigasi internal 
TNI. Sikap terbuka dari pihak TNI untuk kooperatif dan membuka kasus ini 
terlebih dahulu dibandingkan team investigasi dari POLRI patut diapresiasi. 
Sikap legowo untuk mengakui kesalahan di hadapan seluruh rakyat Indonesia 
adalah bagian dari jiwa kesatriaan.

Sikap kooperatif  TNI yang mengakui secara terbuka keterlibatan 11 oknum 
Koppasus menjadi sinyal postif untuk team kepolisian memeroses kasus ini 
menurut hukum yang berlaku tanpa merasa sungkan atau takut. Lanjutkan saja 
temuan yang telah diungkapkan oleh team investigasi internal TNI.

Proses hukum selanjutnya bagi ke-11 oknum Koppasus tersebut tetap dinantikan 
oleh publik Indonesia. Rakyat akan menantikan sejauh mana hukum sungguh-sungguh 
ditegakkan terutama bagi para penegak hukum sendiri. Jangan sampai ada kesan 
bahwa hukum di negeri ini hanya tajam ke bawah, tetapi tumpul ke atas.

Bravo atas jiwa besar Koppasus untuk mengakui dengan ksatria dan berani 
mempertanggungjawabkan perbuatanmu yang melanggar hukum. Angkat Topi!


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke